Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 16, 2017

Jodoh Part II

Inilah jalanku yang telah  tertulis ditakdirNya Dalam  doaku kusebut namamu  wahai kekasihku sampai usai syair ini  kutulis kan kuncup mawar melatiku belumlah  merekah sempurna  Dan  walau ombak usai menari deburannya masih bisa kurasakan dan  kisah  kita  belumlah sempurna  seperti kuncup itu dan andaikan  aku adalah tulang  rusukmu maka engkaulah tempatku bersandar merekahkan  kuncup cinta yang di warnai pelangi   karena jodoh adalah   dimana tulang rusuk menemukan  tempatnya yang sebenar dimana ia bersandar. Dan  tempat tulang rusuk  tidak tertukar karena tepat  berada  didada  pangeran tampan  By. Jannatul Zahra

Kangen Aku Padamu

KangnAku  padamu  seperti layaknya  kekasih yang merindukan  kekasihnya yang jauh dimata  Kangen aku padamu  apakah aku sedang jatuh cinta? Namun mengapa kepada  engkau yang namamu telah diukir di nisan  Mengapa tak  saat engkau  masih bernafas Menjadi virus  merah jambu seperti yang sudah -sudah lalu menjadi debu yang tertiup angin  Aku kangen padamu  seperti orang  yang merindukan  pasangannya yang sudah lama pergi dan entah kapan kembali  Dan memang telah kembali  dalam dekapan suci  sang pemilik langit &bumi  Yang meninggalkan kenangan ketampanan bagi kaum hawa dan kebaikan bagi semua   Maaf kan atas rasaku ini tuhan karena datang pada waktu yang salah atau kah   rasa ini hanya kagum saja? Tapi setan membuatnya menjadi cinta dan membuat qalbu ini menjadi berdosa sekali lagi maafkan aku tuhan dan biarkan puisi  yang tak indah ini menjadi pelebur rasa  kar...