Cita2 saya saat ini cuma satu yaitu menjadi penulis. Saya saat saat hanya melakukpenulisan dream &action saya hrus berjuang dan belajar meraih mimpi. Cita2 saya dimasa kecil semoga bisa semangat dalam meraihnya
Ya allah , ya robbi Hamba. Memohon KepadaMu Kuatkanlah hati Hamba Dalam menghadapi CobaanMu Wahai dzat yang maha Pengasih sesungguhnya Tidak ada. Yang kau ciptatakan Dengan sia -sia Melainkan kami Sendiri yang menyia -nyiakannya Tuhan Jadikanlah apa Yang ada dalam diriku Suatu anugerah Terindah DariMu Yang senantiasa harus. Hamba syukuri Tuhan Mungkin hamba hanyalah Seorang pemimpi Yang berpanjang Angan Meraih cita Meraih CintaMu Robbi dalam Keridhoaan By jannatul. Zahra 28 Okt 2012
Malam ini Begitu kelam Begitu keras Semua orang Tertidur lelap Sambil dibuai Dingin angin Malam Syahdu senandung Air hujan Terbuai. dalam Pelukan selimut Tebal Yang menyejukan Dan menghangatkan Badan Hanya aku Terjaga Di. Sunyi Malam Berteman senandung Syahdu dingin Lebat hujan Mataku Tak dapat Terpejam Buaian angin malam Membuaiku Di kesepian Malam Hanya pena biru Dan kertas putih Sahabat kalbu Mengalirkan Kata-'kata Jujur Dari lubuk Yang paling dalam Mungkin esok Sakit dan nyeri Yang bertamu Dikepalaku Akibat. Terjaga Menemani sunyi Malam Senandung syahdu Lebat hujan Sedangkan mereka asyik Di buai mimpi Dalam kehangatan Sedangkan Aku berteman Dengan Sunyi -sunyi Malam Senin 28. Januari 2008 Oleh : Jannatul Zahra
Kasih Izinkan aku Untuk nencintaimu lagi Aku tahu memang Tak mudah. Bagimu Untuk menerimaku Kembali Setelah ku hancur Luluh Istana Hatimu Dengan luka Yang telah Ku goreskan Pada jiwamu Selembut sutra Tapi percayalah Dikaulah Wanita Satu -satunya Di hatiku 04 -07- 2012 Oleh. : Jannatul Zahra
Biarlah Aku Menulis Kisah Dari Masa lalu Dari Untaian kata Yang ada Biarkan Aku melukis kata Untuk menghilangkan Sedih. Yang. Ada 19. Januari. 2012 Oleh : Jannatul. Zahra
Wahai Manis, Tolong. Berikan Jari manismu Agar aku bisa Melingkarkan Cincin berlogam mulia Sebagai tanda ... Aku ingin menjadikanmu Halal bagiku Wahai gadis Aku hanyalah Seorang pria Pengembara Yang singgah sebentar Di dunia ini. Wahai gadis saliha Engkau sebaik- sebaiknya Perhiasan dunia. Berkenankah Kau untuk Kupinang Untuk Menjadi bidadari Tercantk di hatiku Baik di dunia Fana ini Dan disurga Nanti 18. Desember 2011 Oleh : Jannatul Zahra
Aku adalah aku Dalam Kenangan ... Aku adalah nada - nada Dalam alunan musik Bagai. Sebuah piano, Yang rindu untuk Dimainkan Dengan Nada - nada Cinta 0leh jari - jari. Lentik Pianis yang penuh Kasih sayang. Bukan oleh pianis Kacangan, Yang bermain Asal - asalan, dan membiarkan Diriku rusak dan tak bernilai. Aku akhirnya Menjadi.piano tua Yang hanya bisa Menjerit, Entah. Kepada Siapa? Oleh : Jannatul. Zahra