Aku Merindumu wahai kau lelaki semesta yang menghembuskan rindu pada palung jiwa yang menari bersama rintik hujan melukis pelangi di.langit - langit yang member warna nurani karena engkau dan aku Sepasang pelangi yang lahir dari kemarahan langit lewat derasnya hujan dan gelegarnya petir yang membiaskan takut dihati insani Namun pelangi itu melengkuk indah seolah tersenyum memberi isyarat Dibalik sebuah kepahitan pasti akan ada.manis yang terukir Puisi By: Jannatul Zahra 03 April 2018