Langsung ke konten utama

Postingan

Jalan Tobat

Aku membelai masa merangkai jejak yang baru walau aku tertatih dan godaan Datang menghampiri terlalu banyak masa hitam ku lewati ingin kutapaki jejak yang baru menghapus hitam yang melekat dalam hidupku Dan memulai lembaran baru Sebelum nafas ku sampai di kerokonganku dan sebelum habis masaku ingin ku kembali dalam fitrah suci menjemput CintaMu Robbi Meniti jalan dalam tobat yang sebenarnya Meraih Rahmat Mu ilahi robby By,Jannatul Zahra 02 July 2018

Rindu Pelangi

Wahai Kau kiasan jiwa yang mewarnai sudut -sudut rasa melafazkan yang menjenak di ruang hat i Yang bersahabatkan deraian hujan yang menafaskan rindu pada pelangi yang membelai asa di pelupuk mata ketika terbit menjelang dan langit menjadi biru sempurna ketika derai perlahan menjadi rintik seikat rindu pun hadir di ujung hati Puisi By, Jannatul Zahra 01 July 2018

Kertas Kosong

Pada Malam ," kosong menulis Sejuta syair-syair mewakiil mati namun sebenarnya hidup tetapi kosong walau bernafas bagai sebuah patung hidup yang pandai bersyair menceritakan hidup yang kosong bagai selembar kertas kosong tanpa jejak coretan nampak indah Namun sebenarnya  Tak berguna Puisi: By, Jannatul Zahra 30 Juni 2018

Perempuan Hening

Wahai Engkau  perempuan sunyi  membaitkan sunyi  menjadi sepotong cerita dalam malam ber bingkai gulita ditemani  tetesan embun yang menjadi sahabat dalam  hening Puisi By  Jannatul Zahra 30 Juni 2018

Cerita Kejora

Wahai Kau kejora jiwa melukiskan malam lewat bait - bait hiperbola menjadi puisi yang mewakili rindu yang tak dapat disampaikan karena bibir yang membeku By Jannatul Zahra 30 Juni 2018

Rindu

untuk Engkau yang Kusebut rindu yang membias pada ujung hati menyejukkan seperti hembusan angin di .pelataran rintik hujan mensyairkan rindu yang tak.dapat dilisankan Puisi : By Jannatul Zahra 05 April 2018

Mawar Berduri Disangka Melati

Dikaulah melati sang penggores luka di hati insan mencipta pahit  dipucuk kenangan Melati anggunmu  tak nyata hanya serupa  wajah cantik  yang ternyata setan Salah sang insan tak bermata jeli sangka diri  membawa bunga melati namun ternyata  mawar berduri pencipta luka  dihati insani dan ibu suri Puisi : Jannatul Zahra 23 mel 2016