Langsung ke konten utama

Postingan

Rindu

Pada Selembar kertas ku sandi kan rindu ku menjadi syair indah menjadi puisi cinta nan elok melukis kata membingkai cerita agar ia tak lari dan menjadi petaka Dan biarlah rindu ini menkukung jiwa dan puisi ini menjadi penawar rindu di sudut hati mensyahduhkan sukma yang bergelora, sampai waktunya tiba ketika Tuhan mengizinkan dalam keridhoan Tuhan memadu kasih dalam ukiran pelangi kehidupan mem puisi kan rindu diatas Awan Puisi By Jannatul Zahra 04 oktober 2018

Aku Rindu

Aku bagai rembulan  yang  menggantung  di langit  malam Melafazhkan  untaian rindu  memadu kasih  bersama sunyi didalam ruang khayal bersama  pujaan namun sang waktu tak jua memberi jawab  kapan ia tiba menghapus  untaian gelisah menjadi untaian cinta memberi sakinah  Pada jiwaku melafazhkan kasih sayang bersama dia kekasih pilihan  Tuhan  yang masih ku rindu kan Puisi By Jannatul Zahra 04 okt 2018

Belaian Diatas Kapal

hati  ini menari bagai ombak  di lautan luas berayun -berayun  kapal kita membawa kita  keperaduan membawa kita ke pulau   seberang Hati ini  menari  di buai hembusan angin dihamparan  laut luas yang membawa ke  kepulau seberang Kampus membuat jenak hatiku sedikit terasa riang di buai.angin diatas kapal Seolah membelai dengan kesejukan seolah sedang menyayang sampai  aku Ke pulau seberang Puisi By  Jannatul Zahra KMP Kineret  jumat 21 September 2018 Dalam Perjalanan  menuju Kota Balikpapan 

Gurauan Kasih

izinkan aku menjemput mu dipelataran asmara merangkai cinta di sanubari membiaskan bayangan tentang memori kita dimana kita saling mengikat janji di saksi kan lembayung senja kita mengukir kasih seraya bergurau penuh cinta melerai rindu dijiwa Yang masih terasa hingga fajar menjemput pagi Seraya mengucapkan0 syukur pada ilahi Puisi by, Jannatul Zahra 21 September 2018

Gurauan Kasih

izinkan aku menjemput mu dipelataran asmara merangkai cinta di sanubari membiaskan bayangan tentang memori kita dimana kita saling mengikat janji di saksi kan lembayung senja kita mengukir kasih seraya bergurau penuh cinta melerai rindu dijiwa Yang masih terasa hingga fajar menjemput pagi Seraya mengucapkan0 syukur pada ilahi Puisi by, Jannatul Zahra 21 September 2018

Kesejukan Cinta

Engkau bagai pelangi yang menghiasi jiwa melafazhkan cinta di ujung sukma berhiaskan sang fajar melerai rindu di hati menyenandungkan kidung asmara berhiaskan embun pagi mengudang kesejukan Puisi By Jannatul Zahra 21 September 2018

Tirai Sunyi

Dalam derai Dibalik tirai Melafazhkan kidung kasih Di ujung lembayung Dibalik tirai sunyi Menghitung hening demi hening Bersahabat dengan sang waktu Merona senja di ujung sore Menyambut sunyi yang akan berderai di balik tirai Puisi : Jannatul Zahra Jumat 14 September 2018