Langsung ke konten utama

Postingan

Maafkan Kami Ya Rabb

Sore itu seolah adalah hari terakhir dikota pada saat itu jalan terbelah menjadi dua Seolah kiamat akan segera tiba bumi , pantai , dan lumpur berguncang . senja yang indah itu berubah jadi bencana Maafkan kami ya rabb mungkin ada dosa kami lakukan bumi berguncang tsunami datang meluluhtakkan seolah kematian akan datang maafkan kami ya rabb ini adalah ujian dari Mu Mungkin ada maksiat besar yang kami lakukan sehingga murkamu datang menghampiri lumpur dan air menenggelamkan sebagian ciptaaMu Likuifaksi seolah dongeng yang menjadi nyata bahwa rumah - rumah bisa di telan bumi Maafkan kami ya rabb pesta yang diadakan kala senja ternyata membawa bencana dan menghilangkan ribuan nyawa maafkan kami ya rabb karena satu dosa ribuan anak kehilangan ibu dan ayah melahirkan gerimis dimata orang - orang yang kehilangan sanak saudara, anak dan istri entah dimana Dosa apakah kami ya rabb? Dan Mohon maafkan Kami ya rabb dan izinkan Kami bertobat sebelum terlambat Puisi , By Jannatul Zahra ...

Senyum Yang Di Renggut Oleh Tsunami

Pada Sunyi hati yang  berderai melukis asa di  rintik hujan menari bersama tetesan embun yang  membuat ku rindu akan senyumnya  dan  tawa yang  dulu  ada kini seolah lenyap ikut tenggelam kala  itu kini  ia bagai  patung hidup    Seolah senyumnya direnggut oleh tsunami Puisi  By Jannatul Zahra 07 Okt 2018

Rindu

Pada Selembar kertas ku sandi kan rindu ku menjadi syair indah menjadi puisi cinta nan elok melukis kata membingkai cerita agar ia tak lari dan menjadi petaka Dan biarlah rindu ini menkukung jiwa dan puisi ini menjadi penawar rindu di sudut hati mensyahduhkan sukma yang bergelora, sampai waktunya tiba ketika Tuhan mengizinkan dalam keridhoan Tuhan memadu kasih dalam ukiran pelangi kehidupan mem puisi kan rindu diatas Awan Puisi By Jannatul Zahra 04 oktober 2018

Aku Rindu

Aku bagai rembulan  yang  menggantung  di langit  malam Melafazhkan  untaian rindu  memadu kasih  bersama sunyi didalam ruang khayal bersama  pujaan namun sang waktu tak jua memberi jawab  kapan ia tiba menghapus  untaian gelisah menjadi untaian cinta memberi sakinah  Pada jiwaku melafazhkan kasih sayang bersama dia kekasih pilihan  Tuhan  yang masih ku rindu kan Puisi By Jannatul Zahra 04 okt 2018

Belaian Diatas Kapal

hati  ini menari bagai ombak  di lautan luas berayun -berayun  kapal kita membawa kita  keperaduan membawa kita ke pulau   seberang Hati ini  menari  di buai hembusan angin dihamparan  laut luas yang membawa ke  kepulau seberang Kampus membuat jenak hatiku sedikit terasa riang di buai.angin diatas kapal Seolah membelai dengan kesejukan seolah sedang menyayang sampai  aku Ke pulau seberang Puisi By  Jannatul Zahra KMP Kineret  jumat 21 September 2018 Dalam Perjalanan  menuju Kota Balikpapan 

Gurauan Kasih

izinkan aku menjemput mu dipelataran asmara merangkai cinta di sanubari membiaskan bayangan tentang memori kita dimana kita saling mengikat janji di saksi kan lembayung senja kita mengukir kasih seraya bergurau penuh cinta melerai rindu dijiwa Yang masih terasa hingga fajar menjemput pagi Seraya mengucapkan0 syukur pada ilahi Puisi by, Jannatul Zahra 21 September 2018

Gurauan Kasih

izinkan aku menjemput mu dipelataran asmara merangkai cinta di sanubari membiaskan bayangan tentang memori kita dimana kita saling mengikat janji di saksi kan lembayung senja kita mengukir kasih seraya bergurau penuh cinta melerai rindu dijiwa Yang masih terasa hingga fajar menjemput pagi Seraya mengucapkan0 syukur pada ilahi Puisi by, Jannatul Zahra 21 September 2018