Langsung ke konten utama

Postingan

Pelanngi Rasa

Merona pelangi mewarnai kisah di perjalanan Mengukir cerita melukiskan sukma mensyairkan jiwa Membiaskan kasih mewarnai rasa melahirkan asa Puisi : By Jannatul Zahra Penajam Paser Utara,  09 Oktober 2018 Kalimantan Timur

PelanngRasa

Merona pelangi mewarnai kisah di perjalanan Mengukir cerita melukiskan sukma mensyairkan jiwa Membiaskan kasih mewarnai rasa melahirkan asa Puisi : By Jannatul Zahra Penajam Paser Utara,  09 Oktober 2018 Kalimantan Timur

Jemari Di tirai Sunyi

Kita dan Kita  bagai dua garis  Di pelataran Membingkai syahdu purnama mengkias kasih Merona jemari senja menyambut malam  disudut tirai  sunyi yang tak bergema Puisi By Jannatul Zahra 09 Oktober 2018

Maafkan Kami Ya Rabb

Sore itu seolah adalah hari terakhir dikota pada saat itu jalan terbelah menjadi dua Seolah kiamat akan segera tiba bumi , pantai , dan lumpur berguncang . senja yang indah itu berubah jadi bencana Maafkan kami ya rabb mungkin ada dosa kami lakukan bumi berguncang tsunami datang meluluhtakkan seolah kematian akan datang maafkan kami ya rabb ini adalah ujian dari Mu Mungkin ada maksiat besar yang kami lakukan sehingga murkamu datang menghampiri lumpur dan air menenggelamkan sebagian ciptaaMu Likuifaksi seolah dongeng yang menjadi nyata bahwa rumah - rumah bisa di telan bumi Maafkan kami ya rabb pesta yang diadakan kala senja ternyata membawa bencana dan menghilangkan ribuan nyawa maafkan kami ya rabb karena satu dosa ribuan anak kehilangan ibu dan ayah melahirkan gerimis dimata orang - orang yang kehilangan sanak saudara, anak dan istri entah dimana Dosa apakah kami ya rabb? Dan Mohon maafkan Kami ya rabb dan izinkan Kami bertobat sebelum terlambat Puisi , By Jannatul Zahra ...

Senyum Yang Di Renggut Oleh Tsunami

Pada Sunyi hati yang  berderai melukis asa di  rintik hujan menari bersama tetesan embun yang  membuat ku rindu akan senyumnya  dan  tawa yang  dulu  ada kini seolah lenyap ikut tenggelam kala  itu kini  ia bagai  patung hidup    Seolah senyumnya direnggut oleh tsunami Puisi  By Jannatul Zahra 07 Okt 2018

Rindu

Pada Selembar kertas ku sandi kan rindu ku menjadi syair indah menjadi puisi cinta nan elok melukis kata membingkai cerita agar ia tak lari dan menjadi petaka Dan biarlah rindu ini menkukung jiwa dan puisi ini menjadi penawar rindu di sudut hati mensyahduhkan sukma yang bergelora, sampai waktunya tiba ketika Tuhan mengizinkan dalam keridhoan Tuhan memadu kasih dalam ukiran pelangi kehidupan mem puisi kan rindu diatas Awan Puisi By Jannatul Zahra 04 oktober 2018

Aku Rindu

Aku bagai rembulan  yang  menggantung  di langit  malam Melafazhkan  untaian rindu  memadu kasih  bersama sunyi didalam ruang khayal bersama  pujaan namun sang waktu tak jua memberi jawab  kapan ia tiba menghapus  untaian gelisah menjadi untaian cinta memberi sakinah  Pada jiwaku melafazhkan kasih sayang bersama dia kekasih pilihan  Tuhan  yang masih ku rindu kan Puisi By Jannatul Zahra 04 okt 2018