Langsung ke konten utama

Postingan

Plus Minus Media Sosial

Ini adalah   Tulisan  Blog lama   yang Sudah  dihapus tapi kemudian  di terbit kan dan sekarang Blog itu sedang  di sembunyikan  dan belum dipakai lagi. Zaman Sekarang siapa sih  diantara  kita  yang  tidak kenal wa, facebook,telegram ,instagram ,twitter bbm dan lain - lain  dengan semakin berkembang  zaman  pasti  kalian  para  anak zaman  now ,memiliki salah satu media sosial yang terdapat diatas atau bahkan semuanya  ada  ,di zaman  sekarang  memiliki sosial adalah hal fitrah , karena banyak positif yang dimiliki salah satunya  Memiliki Banyak teman  baru   Mendekat kan yang jauh menjadi terasa dekat  Bisa bertemu  lagi  dengan kawan lama sarana bisnis   tempat mengeksperikan  diri Dampak  Negatif Bisa  menjauh kan yang dekat,dan  merusak hubungan  antar keluarga,karena tidak sedikit  ...

Piano Merindu

nya seolah menjadi nan syahdu pada biorama hatiku Menjadi dentingan piano usang disudut gedung tua berhiaskan dedaunan kering Ibarat langit yang merindukan hadirnya senja dan menanti datangnya purnama Dan Akulah piano yang merindukan akan hadir nya dirimu dan berdenting ditengah sendri Merindukan kan mu pianisku Agar Engkau dan Aku kita bisa berpadu mendendangkan lagu cinta untuk melepaskan rindu Disaksi kan gerimis nan syahdu Puisi By Jannatul Zahra0 Penajam 11 oktobler 2018 ,

Lukisan Cinta

Engkau adalah lukisan hujan yang  mewarnai indah hari ku membiaskan indahnya  kecupan hati ketika kita Saling melepaskan panah asmara merona jiwa dilatari  nyanyian gerimis  yang menghias syahdu lukisan cinta menjelang Sore

Syair Rindu Diawal Pagi

Kusapa engkau di pelataran pagi menari bersama mentari membelai sukma melafazhkan rindu membingkai cinta menjadi cerita dari dari kuntum kuntum kasih yang bersemi di ujung hati menghilangkan lara jiwa ketika melepaskan rindu yang dilafazhkan menjadi syair yang indah yang menwarnai pagi Puisi : By,Jannatul Zahra Penajam 10 oktober 2018

Sebuah Cerita Luka Diawal Pagi

Kemala dibatas subuh terwarna jingga sang langit melafazhkan keindahan berbalut embun melukis jejak pagi aku dan engkau bagai sebuah cerita tiada akhir walau kadang aku akhirnya terluka dan kubalut sendiri dengan syair syair indah agar tak ada tahu bahwa aku luka kini kujejakan luka menjadi bait pada syairku kala pagi mengingatku pada goresan luka hatiku karena dirimu dimasa kecil dahulu Hingga menjadi luka abadi hingga kini Puisi By Jannatul Zahea Penajam 10 Oktober 2018

Pelanngi Rasa

Merona pelangi mewarnai kisah di perjalanan Mengukir cerita melukiskan sukma mensyairkan jiwa Membiaskan kasih mewarnai rasa melahirkan asa Puisi : By Jannatul Zahra Penajam Paser Utara,  09 Oktober 2018 Kalimantan Timur

PelanngRasa

Merona pelangi mewarnai kisah di perjalanan Mengukir cerita melukiskan sukma mensyairkan jiwa Membiaskan kasih mewarnai rasa melahirkan asa Puisi : By Jannatul Zahra Penajam Paser Utara,  09 Oktober 2018 Kalimantan Timur