Aku menghela di ujung nafas ditemani tetesan embun dan gerimis menemani sunyi di pagi ku mengisi lorong-lorong sempit.pada qalbuku yang terdiam bagai patung hidup karena orang tak.tahu bagaimana lukaku terhampar di pematang jiwa dari benih luka yang tertabur sekian lama kelu untuk disampaikan hanya bisa di syair kan lewat kias -kias nan indah menyamar kan luka yang mengisi lorong sempit itu Putri By Jannatul Zahra 17 November 2018