embun menyapa senja menemani ku pada sunyi asa mengeja hati hilang lah asa hilang lah kasih hilang lah cinta yang menguap menjadi bara pada si kain hitam .Bara yang di lahir kan puluhan tahun berlalu sudah yang menjadi bara bara bara . dari goresan luka masa lalu ketika tubuh ku lebih kecil dari kursi ruang tamu ketika ku tahu penampilan berubah kukira lidah mu turut serta namun semua nyata kamuflase sebuah alibi semata ada si pahit lidah dibalik kain yang kau sandar kan Untuk menutupi elok wajahmu namun sayang lidah mu ternyata berbisa sehingga memercikkan kembali bara itu .bara yang dipercikkan dari luka masa kecilku Penajam 11 Januari 2019 Puisi By Jannatul Zahra