Mengukir musim Di telaga jiwa Memetik masa Mengurai luka Melafazkan Detik. – detik hampa Hingga kini musim berganti Dan almanak tua Telah mati Aku merintih Dalam nurani Dikungkung gelisah Hatiku Resah Karena rindu Bersujud pada ilahi Deras hujan tak Mampu hapus kan gelisah ku Namun kutitipkan doa pada Derasnya air langit Agar bisa kutemukan Jalan ku untuk kembali padaNyA Karena hijrah yang sesungguhnya Hanyalah Untuk Nya Puisi By Jannatul Zahra 11 Januari 2020