Langsung ke konten utama

Postingan

Percobaan Yang Gagal

Percobaan yang gagal itulah yang saya alami untuk sekarang pada saat ini karena rencana mulai hari ini, padan rencana mulai hari ini kisahnya saya ingin untuk belajar control diri buat tidak  megang smartphone mulai hari ini sampai hari ahad (hari minggu akhir pekan) anggap saja hari senin-sampai kamis adalah waktu saya untuk bekerja, dengan menulis beberapa artikel di blog ini dan satu artikel pada setiap blog yang lain yang saya punya (tapi blog domain gratis ) juga pada aplikasi menulis lain , tapi percobaan di hari pertama saya ini untuk bisa berubah jadi lebih baik di tanggal 05 juni  2020  ini ternyata gagal,  total untuk tidak pegang HP dan tidak main medsos  atau buka internet, ternyata  gagal total  walaupun    ponsel dan android saya , udah  ddiajarin ibu  saya untuk menaruhnya  di lemari yang berkunci, dan kunci nya  saya lepas dan saya sembunyikan  sendiri namun  nyatanya,  rencana saya untuk  menjalani hidup layaknya orang bekerja walaupun di rumah...

Maafkan

Pucuk purnama embun Merangkai kisah Di  detak senja Bertutur doa  Mengadah tangan     Memohon doa  Pada ilahi Atas  kekhalifahan  Hati  Yang merapuhkan Hati insani: Maaf kan  Hamba yang robbi Atas Rapuhnya  Diri  dan hati ini Puisi :  By, Jannatul  Zahra Ahad, 31 Mei  2020

Pada Sebuah Sajak

Pada  sebuah sajak  melukis  hati Di penghujung senja Melamar kata  pada  Ukiran cerita pendek Menjadi bait - bait indah  Pada sebuah sajak Pada  ruang metamorfosa Mencipta  sajak     Dari  deraian air mata  Menjadi syair nan indah Berjudul luka..  Pada sebuah sajak menelisik  Ruang  nurani  Bergetar  di sisi  jiwa Mengukir  alunan  rasa,  Melukis  hati  pada lembaran  Sebuah sajak   Lewat ukiran bait - bait kata Puisi : By, Jannatul Zahra Kamis  28 Mei 2020

Ungu

Aku bagai sepercik kisah Dalam sebait nada Memeluk rasa Dalam lantunan Puisi ungu .  Di pelataran senja Melukis kan kisah Senja dan subuh Yang mengukir  semburat ungu  Dalam lantunan syair Yang menjelma  Menjadi puisi  Nan indah.  Yang lahir  Dari sebuah jiwa Puisi: Jannatul Zahra Kamis, 28 Mel 2020

Senja Dan Fatamorgana

Ranum senja mengukir sukma Teruntai rindu di kalimah jiwa    Dalam syair syahdu sang penyair cinta  Memeluk senja dalam fatamorgana Membingkai ilusi mengacak  liar emosi dan jiwa Memang ku rasa Dalam keindahan siluet fatamorgana jenuh terukir menjadi   akhir  cerita Ketika langit terwarnai senja. .Puisi by , Jannatul Zahra Rabu 20 Mei 2020 , 23 ; 57  

Senja dan Rindu

Pada sajak nurani. Jiwa  Membias kan hati  Di pelataran Senja  Mengukir.musim  Di beranda waktu Menapaki masa berjelaga Aksara melukis pelangi  Di Cakrawala Mengukir.mimpi di relief jiwa Mengeja purnama pekatnya Menguntum rindu . Pada wangi nya Rasa    Hingga ia tak lagi berderai  Mengiring senja Hingga ia tak lagi Bermusim Hanya tersisa senja  Di akhir kisah  Pada untaian rindu  Yang berjelaga Di cakrawala Puisi By Jannatul Zahra 05 Desember 2019

Balada Sang Pelukis

Aku melukis diatas kanvas kehidupan, dengan warna kelabu Ah ternyata gambarnya hanyalah manusia frustasi, dengan hati yang hancur Lalu kuambil gitar Yang tersenyum disudut dinding Minta untuk dipetik Syair ternyata kau tahu  3Aku pilu,  Lirik dapatkah kau ceritakan Apa yang kurasa kini? .  Akulah penyair senja Yang mencari Asa Yang tak bisa dilukiskan Pada. Kanvas yang didepan mataku Aku mencarinya pada titlk - titik  Senja Yang baru saja aku lewati Namun tak jua  Kutemukan asa  Yang Aku cari Maka dengarlah  Baladaku Sang pelukis Yang baru saja menjadi Penyair dalam mimpinya Puisi : Jannatul Zahra 05 Agustus 2013 .