Kurangkai diri
Seperti bunga
Karena ku adalah bunga itu
Aku adalah bunga itu
Yang lahir
Dari cinta dan kasih
Ibu dan Ayah
Di benih dengan cinta
Di pupuk dengan kasih sayang
Di sirami dengan ketulusan
dan keikhlasan
Aku adalah aku
Suratan takdir mengharuskanku
Tak boleh layu
Walaupun namaku zahra
Aku harus menjadi kuat
Dan tak patah arang
Jikalau mentalku
adalah akar
Maka akarku tak boleh sekalipun
Patah. Walaupun hamtaman
Ombak ganas mendera akarku
Bersabarlah wahai bunga
Walaupun diterpa hujan petir
Tetaplah dalam kesabaran yang indah
Walaupun jiwa merasa lelah
Percayalah Allah tidak akan mengingkari janjiNya
Jika diri ini bersabar
Dalam menghadapinya
Dan lulus dalam melewatinya
Maka. JannahNya sedang menantimu
Wahai diri.
Wahai diri
Yang jiwaku
Berada dalam genggamanNya
Dengarkanlah petuah hatimu
Bahwa sabar dan syukur
Adalah sulit pada awalnya
Namun Indah pada akhirnya
Oleh : Jannatul Zahra
Jumat 22 feb. 2013

Komentar
Posting Komentar