Langsung ke konten utama

Jemputlah Bahagia

Jangan.pernah mengeluh dihadapan manusia teman karena tidak semua manusia mampu memahamimu tapi kitalah yang sebenarnya mampu mengatur diri ikita sendiri terlepas dari kita memiliki pendidikan atau tidak, sebenarnya manusia memilliki. Kemampuan untuk menjadi sosok manusia yang 

berkarakter karena hidup  
adalah proses penyeleksian untuk menjadi hamba - hamba terbaik dihadapan allah swt, & tempat proses penyeleksian itu bernama dunia dengan berbagai rancangan desain susah , senang dukacita air mata, rezeki jodoh serta kematian, serta takdir- takdir lainnya, telah tertulis di lauhul mahfuzh, lupakan sedihmu jangan kau lepaskan keluh kesahmu 
dihadapan manusia, karena setiap manusia
 

juga punya beban masalah yang bisa jadi. Jauh lebih berat dari beban yang kita miliki. 

Buat apa kita mengeluh, dan terus hanya akan menambah beban psikis yang kita rasakan, lakukan apa saja yang kita bisa, sibukkan diri dengan aktivitas yang bermanfaat &sibukkan hati dengan mengingat allah, agar tak ada 
celah untuk menggoda hati kita sehingga mendatangkan rasa keluh didalam pikiran kita
Lupakanlah sedihmu kawan
Lupakan kesedihanmu yang kemarin
Karena ia sudah menjadi masa lalu 
Harimu adalah hari ini dimana nafasmu masih ada, dimana dirimu masih bisa bekerja beribadah & melakukan kebaikan, serta aktivitas bermanfaat lainnya . Sementara hari 

esok masih misteri dan kita tidak tahu apakah kita masih bernafas atau tidak lupakan saja 
rasa sedih & kecewa tinggalkan saja ia pada sebuah rumah bernama masa lalu , pergilah 

ke istana masa depanmu & jemputlah bahagiamu walau harus dengan pengorbanan , karena hidup memang untuk bahagi sedih, kecewa &luka hanyalah pelengkap cerita kehidupan

Oleh :

Jannatul Zahra

Penajam Paser Utara ,Kalimantan Timur 21, oktober 2013

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Topeng Digital

Pernahkah Anda mengalami kejadian tidak menyenangkan seperti akun Facebook Anda di-hack oleh orang tak dikenal? Atau mungkin pernah terjebak dalam penipuan melalui aplikasi e-wallet? Pengalaman pribadi saya dua tahun yang lalu mengajarkan saya untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut.  Dua tahun lalu, tepatnya 5 Januari 2023, saya mengalami kejadian tidak mengenakkan. Akun Facebook saya diretas oleh orang tidak bertanggung jawab selama beberapa jam. Saat itu, saya memang lebih suka menggunakan aplikasi versi "lite" yang lebih ringan, seperti FB Lite dan Instagram Lite, karena kapasitas ponsel saya terbatas, hanya 4/64 GB. Semua bermula dari masalah pada aplikasi dompet digital, DANA, yang terhubung dengan nomor Tri saya. Saat itu, nomor saya tiba-tiba tidak ada sinyal, dan transfer tertunda. Saya mencoba melapor ke halaman resmi aplikasi tersebut. Namun, saya justru terjebak dalam jebakan penipu yang menyamar sebagai admin DANA. Singka...

Mengubah Angan Menjadi Nyata: Kisah di Balik Sertifikat Pertama

Mengubah Angan Menjadi Nyata: Kisah di Balik Sertifikat Pertama Hai, mari kita duduk sejenak dan biarkan aku berbagi sebuah cerita yang membuatku sangat termotivasi. Ini bukan hanya tentang pencapaian, tetapi tentang sebuah mimpi yang perlahan mulai terwujud. Setelah lima tahun berkarya di KBM App, platform yang didirikan oleh Asma Nadia dan Isa Alamsyah, aku akhirnya mendapatkan sertifikat pertamaku. Perasaanku campur aduk antara kaget, bahagia, dan haru. Aku ingat sekali sore itu, setelah bangun tidur siang, aku membuka ponsel dan mendapatkan pesan dari tim KBM App. Naskahku masuk dalam 30% naskah terbaik di kompetisi Teras Indonesia Season 9. Sebuah pencapaian yang tak pernah terbayang sebelumnya! Sejak pertama kali bergabung dengan KBM App di tahun 2020, aku adalah tipe penulis yang kadang hadir, kadang menghilang. Aku sering gagal menyelesaikan tulisan, bahkan sempat menghapus sebagian besar karyaku, kecuali satu kumpulan puisi berjudul "Puisi Sunyi." Setelah itu, aku me...

Mengunci Pintu Dunia Maya, Membuka Jendela Jiwa

Halo semuanya, hari ini saya ingin curhat tentang pengalaman saya dengan akun media sosial saya. Entah ini sudah ponsel yang ke berapa, akun-akun media sosialku, baik itu Instagram atau Facebook, selalu saja ada yang usil. Padahal saya bukan seorang konten kreator, saya hanya seorang penulis yang baru merintis karir. Meskipun begitu, akun pribadi setiap orang memiliki keunikan masing-masing. Dulu, selalu ada yang usil dengan akun saya. Entah apa yang menarik dari akun yang saya miliki. Meskipun usaha dagang online saya sudah tidak lagi berjalan, tetap saja ada yang usil. Sebelum saya mengalami kejadian pada 5 Januari 2023, akun saya sudah sering diganggu. Namun, selalu bisa saya atasi. Cita-cita masa kecil saya menjadi seorang penulis juga masih dalam tahap dirintis, namun tetap saja diganggu. Ponsel Motorola G6 merah saya bukanlah satu-satunya ponsel yang berusaha memasuki akun saya. Mulai dari HP LG, Vivo, bahkan ponsel dengan harga ratusan ribu hingga jutaan pernah digunakan untuk m...