Apa yang kita lakukan diwaktu muda akan tercermin di waktu tua
kata-kata yang saya dapatkan ketika setelah saya membaca sebuah buku
menjadi bahan renungan ketika sendiri dan kalimat itu teringat sampai
sekarang
yupz setiap manusia berawal menjadi bayi, anak-anak remaja dan
dewasa, suka dengan lawan jenis, menikah punya anak dan disebutlah
mereka orang tua
Setiap manusia pasti akan menjadi dewasa dan umurnya akan terus
bertambah suka tidak suka setiap manusia akan menjadi
dewasa dan kelak menjadi orang tua untuk generasi berikutnya ketika
kita sudah menjadi satu dengan sang tali pelindung yang akan
mengambil alih tanggung jawab yang diemban orang tuanya selama
bertahun- tahun
setiap manusia akan menjadi dewasa seiring berjalannya waktu walaupun
kedewasaanya datang terlambat tapi percayalah pada waktu dewasa akan
tiba pada saatnya anak adalah cerminan orangtua suka tidak suka
kadang sifat baik dan buruk adakalanya menurun pada anaknya kadang
sang orang tua marah pada anaknya karena kelakuan anak kita buruk.
memarahi tapi sang orang tua bahwa anak adalah hasil didikan orang tua
yang dihiasi dengan pita-pita kehidupan yang melingkari hidupnya, masa
depan seorang manusia ditentukan bagaimana orang tua mendidiknya
ketika seorang anak menjadi durhaka pernahkah ayah ibunya
bertanya pada dirnya sendiri “apa yang salah padaku”? Ketika anaknya
suka marah-marah, minder, menangis,sendiri dan tidak sanggup
mengatakan keinginannya dengan lidahnya walau sudah bertanya kenapa
orang tua tidak belajar memahami hati anaknya ketika melihat kesedihan
dihatinya lewat pancaran matanya
karena setiap manusia pasti mempunyai proses kehidupan masing-masing
dan pilarnya berasal dari orangtua dan para orang tua pahmillah
anakmu walau bagaimanapun kekurangan dan kelebihannya dan jangan
banding-babdingkan ia dengan siapa pun walau dengan saudaranya
sendiri karena ia adalah anugerah untukmu dengan segala kekurangan
yang ia miliki
dan buat para anak jangan malu memiliki orang tua yang tak sempurna
karena adanya kekurangan dengan fisiknya atau dengan ilmu agamanya
sehingga kurang sempurna dalam mendidikmu, maka maafkanlah tetap
sayangi mereka dengan ketidaksempurnaannya karena mereka adalah
anugerah terbesar dalam hidupmu dan jangan cemburu dengan orangtua
orang lain karena orangtuamulah yang tetap yangterbaik. Karena
menjadikanmu seorang manusia yang menjadikanmu
bagian dari proses kehidupan mereka.
Jannatul Zahra
Penajam 25 Mei 2016
Komentar
Posting Komentar