Engkau adalah sebuah
embun sunyi
Di jingga hari
bersama langit
Fajar syahdu
membekukan darah
Ditengah sunyi
Darah sunyi hanya
membisu
tak , lagi mengalir di jantung,
tak , Lagi mengalir di hati ,
tak , lagi mengalir di nadi
dan vena pun
hanya membisu
Sementara darah
hanya sunyi
Tak memberi kesempatan .
Kepada dia yang sedang
mati suri
Puisi : By, Jannatul. Zahra
Gunung Seteleng
Pukul : 20:57
Waktu Indonesia Tengah
Rabu 22 maret 2017
Komentar
Posting Komentar