Malam itu perempuan pekat mengitari sudut menjadi kupu-kupu
menanti Kumbang -kumbang dengan mobil mewahnya
Diperempatan jalan lampu merah menjaja diri demi sesuap nasi didalam pekat malam
Perempuan.Pekat didalam.malam penuh kejora
terpenung dalam.gulita sementara diujung sana
nampak lelaki duduk termenung seraya menyedot fruty didalam sunyi
Didalam pekat yang sunyi
Dua makhluk berbeda jenis mendesis seperti tikus dibawah remang -remang cahaya serta
menjerit -jerit seperti alunan piano tua yang sudah lama tak dimainkan
Lelaki sunyi pun berlalu seperti tikus yang meninggalkan piano tua dan menjadi bayang -bayang hitam di perempatan lampu merah
Saksi bisu kisah perempuan pekat & lelaki sunyi yang berperaduan bersama dalam.gedung tua tanpa
surat nikah
Puisi : Jannatul Zahra
Tanggal 17 maret 2017
Komentar
Posting Komentar