Langsung ke konten utama

Pengemis Yang Menolak Uang 4 Ribu Rupiah

ini adalah kisah nyata saya kejadian nya tepat. dihari kemarin  tanggal 24 februari 2018  pagi itu  setelah selesai membersihkan diri  akupun kelantai bawah  sambil membawa ponsel yang hendak dicharger ternyata sedamg mati la mati.lampu  dan aku tidak menyadarinya  tak  lama kemdian terdengar  suara mobil yang begitu ramai  diiringi alunan musik dangdut ternyata ada iring -iringan salah  satu peserta yang  berhasil menjadi pemenang salah satu kontes dangdut  untuk.mewakill provinsiku untuk maju ke  babak.selanjutnya, melawan peserta dari provinsi lain tapi sayang diantara mobil- mobil iring-iringan tersebut ada satu mobil berlambang  logo salah  satu partai pendukung salah satu calon bupati  yang akan bertanding  pada pemilihan bulan.juni nanti terkesan ada kampanye  yang belum waktunya 
dan sayang lagi aku juga tidak 
melihat juara tersebut karena mobil sudah di depan  diiringi mobil yang ada dbelakangnya yang rata- rata berisi ibu- ibu
diiringi suara mikrofon meminta dukungan  kepada masyarakat  untuk.peserta tersebut

Kembali ke kisahku setelah iringan  mobil itu lewat  akupun kembali ke dalam rumah ku dan melakukan
sarapan pagi berdua  dengan ibuku usai sarapan kami ke rusng tengah  untuk menonton tv tiba- tiha  dari dalam.rumah, dari jauh kulihat seorang lelaki paruh baya kurus  dan  berkumis tebal 
tapi kelihattan masih memasuki pintu pagar  rumah yang bercat hitam dan.ternyata ia. adalah seorang  pengemis dan anehnya pengemis itu malah menolak uang 4000 ribu rupiah yang  hendak kuberikan kepadanya aneh bukan? dan.langsing pergi  begitu saja sambil berkata ndak.- ndak.& pergi begitu saja ,aneh bukan.ada pengemis yang menolak uang
dan anehnya orang itu nampak masih sehat kenapa harus mengemis! aku dan ibuku lantas tertawa karena ada.pengemis yang pemilih


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Topeng Digital

Pernahkah Anda mengalami kejadian tidak menyenangkan seperti akun Facebook Anda di-hack oleh orang tak dikenal? Atau mungkin pernah terjebak dalam penipuan melalui aplikasi e-wallet? Pengalaman pribadi saya dua tahun yang lalu mengajarkan saya untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut.  Dua tahun lalu, tepatnya 5 Januari 2023, saya mengalami kejadian tidak mengenakkan. Akun Facebook saya diretas oleh orang tidak bertanggung jawab selama beberapa jam. Saat itu, saya memang lebih suka menggunakan aplikasi versi "lite" yang lebih ringan, seperti FB Lite dan Instagram Lite, karena kapasitas ponsel saya terbatas, hanya 4/64 GB. Semua bermula dari masalah pada aplikasi dompet digital, DANA, yang terhubung dengan nomor Tri saya. Saat itu, nomor saya tiba-tiba tidak ada sinyal, dan transfer tertunda. Saya mencoba melapor ke halaman resmi aplikasi tersebut. Namun, saya justru terjebak dalam jebakan penipu yang menyamar sebagai admin DANA. Singka...

Mengubah Angan Menjadi Nyata: Kisah di Balik Sertifikat Pertama

Mengubah Angan Menjadi Nyata: Kisah di Balik Sertifikat Pertama Hai, mari kita duduk sejenak dan biarkan aku berbagi sebuah cerita yang membuatku sangat termotivasi. Ini bukan hanya tentang pencapaian, tetapi tentang sebuah mimpi yang perlahan mulai terwujud. Setelah lima tahun berkarya di KBM App, platform yang didirikan oleh Asma Nadia dan Isa Alamsyah, aku akhirnya mendapatkan sertifikat pertamaku. Perasaanku campur aduk antara kaget, bahagia, dan haru. Aku ingat sekali sore itu, setelah bangun tidur siang, aku membuka ponsel dan mendapatkan pesan dari tim KBM App. Naskahku masuk dalam 30% naskah terbaik di kompetisi Teras Indonesia Season 9. Sebuah pencapaian yang tak pernah terbayang sebelumnya! Sejak pertama kali bergabung dengan KBM App di tahun 2020, aku adalah tipe penulis yang kadang hadir, kadang menghilang. Aku sering gagal menyelesaikan tulisan, bahkan sempat menghapus sebagian besar karyaku, kecuali satu kumpulan puisi berjudul "Puisi Sunyi." Setelah itu, aku me...

Mengunci Pintu Dunia Maya, Membuka Jendela Jiwa

Halo semuanya, hari ini saya ingin curhat tentang pengalaman saya dengan akun media sosial saya. Entah ini sudah ponsel yang ke berapa, akun-akun media sosialku, baik itu Instagram atau Facebook, selalu saja ada yang usil. Padahal saya bukan seorang konten kreator, saya hanya seorang penulis yang baru merintis karir. Meskipun begitu, akun pribadi setiap orang memiliki keunikan masing-masing. Dulu, selalu ada yang usil dengan akun saya. Entah apa yang menarik dari akun yang saya miliki. Meskipun usaha dagang online saya sudah tidak lagi berjalan, tetap saja ada yang usil. Sebelum saya mengalami kejadian pada 5 Januari 2023, akun saya sudah sering diganggu. Namun, selalu bisa saya atasi. Cita-cita masa kecil saya menjadi seorang penulis juga masih dalam tahap dirintis, namun tetap saja diganggu. Ponsel Motorola G6 merah saya bukanlah satu-satunya ponsel yang berusaha memasuki akun saya. Mulai dari HP LG, Vivo, bahkan ponsel dengan harga ratusan ribu hingga jutaan pernah digunakan untuk m...