Dalam kesyahduan petang
melukis biorama
dongeng tentang
Hati yang terjajah
melafazhkan
lantunan syair
yang bercerita
Tentang merdeka
yang dilantunkan
lewat hime dan ode
namun hanya
sekelebat bayang
seperti dongeng saja
Merdeka tetap merdeka
tapi kaum papa tetap terjajah
yang kecil semakin kecil
yang kenyang semakin kenyang
sementara penguasa
sibuk membuat citra
ketika yang dibawah
berteriak ganti penguasa
seolah penjara
di depan mata
bersuara sedikit saja
seolah memanggil jeruji
padahal katanya negara
demokrasi
Seolah penguasa takut
turun dari tahtanya
seolah demokrasi dan kemerdekaan
hanyalah dongeng sejarah
Puisi :
By, Jannatul Zahra
Komentar
Posting Komentar