Engkau
Bagai lukisan waktu yang menari
Diatas kanvas perjalanan
Menjadi bait – bait
Cinta& rindu
Yang menjenak di titik nadir
Ketika nafas terengah mengejar detik
Tapi detik tak mau peduli
Hingga aku menjadi rapuh dan layu
Dan sesal pun
Menyelimuti asa
Karena waktu yang telah pergi
Tak akan kembali
Puisi by Jannatul Zahra
20 Maret 2019
Komentar
Posting Komentar