Langsung ke konten utama

Iklan 30 Detik

Hai alhamdulillah bisa  mulai ngeblog lag hari ini  semoga hari ini bisa lebih  baik  lagi  walaupun pun  sedang  di rumah saja  melakukan banyak hal untuk  mengisi  waktu luang terutama  anak  -anak sekolah tidak mungkin  100.belajar  di rumah  , pasti rata-rata banyak main  untuk  kamu yang hobi   main  game dan  menjadi kan  smartphone  sebagai  game entah anak atau orang dewasa pasti punya selera untuk main   game  bahkan  mungkin  ada yang  

super candu  seperti saya tapi ada  yang aneh dengan semua  hal. Itu isi dalam permainan  itu benda  absurd, abstrak dan

 Tak nyata harus di bayarkan  dengan  uang asli atau harus melihat iklan dengan durasi 
waktu antara 5 sampai  30 detik   ya  30 detik.  Setahu durasi iklan untuk  mendapatkan  apa  yang kita. mau  atau  untuk  mendapatkan lebih  dari  apa yang kita sudah dapatkan contoh saja permainan game  masak - masakan anak perempuan biasanya  apabiila kita sudah menang misalnya   kita akan   mendapatkan   3 bintang  dan mendapatkan  bonus  3   berlian  dari apa yang sudah kita mainkan  nah untuk  mendapatkan  lebih dari 3 berlian tersebut  kita harus melihat  yang 30  detik  itu  tadi. Padahal itu  hanyalah hal abstarak yang semu. 

Yang ha

nya  dalam  dunia  fantasy  dan kebanyakan yang  menyukai menyukai hal itu akan tersebut akan terjebak  dan akhirnya kita membeli benda melalui perantara iklan yang tetap saja  akan memangkas kuota yang kita punya tanpa kita sadari dan jika kita ingin bebas iklan  harus membayar  dengan uang yang  real


Tapi  ada juga sih pelajaran  yang  bisa  diambil:



 Adanya simbiosis mutualisme yang saling antara pihak pengembang aplikasi dengan  yang punya iklan, yang puya iklan. dapat pelanggan baru  sementara yang punya aplikasi mendapatkan kompensasi  dari iklan yang ia pasang pada aplikasi nya
Seperti  yang  disebut kan  diatas  kadang apabila kita  menginginkan sesuatu   lebih dari apa yang sudah kita  dapatkan kita pun harus   berusaha lebih  lagi  untuk  mendapatkan  lebih  dari  apa yang kita sudah dapatkan sebelum nya
Tentu nya  kesenangan  dan rasa relaksasi 

Dan  demikian pelajaran berharga yang bisa saya tuliskan dalam artikel ini 
Moga bermanfaat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Topeng Digital

Pernahkah Anda mengalami kejadian tidak menyenangkan seperti akun Facebook Anda di-hack oleh orang tak dikenal? Atau mungkin pernah terjebak dalam penipuan melalui aplikasi e-wallet? Pengalaman pribadi saya dua tahun yang lalu mengajarkan saya untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut.  Dua tahun lalu, tepatnya 5 Januari 2023, saya mengalami kejadian tidak mengenakkan. Akun Facebook saya diretas oleh orang tidak bertanggung jawab selama beberapa jam. Saat itu, saya memang lebih suka menggunakan aplikasi versi "lite" yang lebih ringan, seperti FB Lite dan Instagram Lite, karena kapasitas ponsel saya terbatas, hanya 4/64 GB. Semua bermula dari masalah pada aplikasi dompet digital, DANA, yang terhubung dengan nomor Tri saya. Saat itu, nomor saya tiba-tiba tidak ada sinyal, dan transfer tertunda. Saya mencoba melapor ke halaman resmi aplikasi tersebut. Namun, saya justru terjebak dalam jebakan penipu yang menyamar sebagai admin DANA. Singka...

Mengubah Angan Menjadi Nyata: Kisah di Balik Sertifikat Pertama

Mengubah Angan Menjadi Nyata: Kisah di Balik Sertifikat Pertama Hai, mari kita duduk sejenak dan biarkan aku berbagi sebuah cerita yang membuatku sangat termotivasi. Ini bukan hanya tentang pencapaian, tetapi tentang sebuah mimpi yang perlahan mulai terwujud. Setelah lima tahun berkarya di KBM App, platform yang didirikan oleh Asma Nadia dan Isa Alamsyah, aku akhirnya mendapatkan sertifikat pertamaku. Perasaanku campur aduk antara kaget, bahagia, dan haru. Aku ingat sekali sore itu, setelah bangun tidur siang, aku membuka ponsel dan mendapatkan pesan dari tim KBM App. Naskahku masuk dalam 30% naskah terbaik di kompetisi Teras Indonesia Season 9. Sebuah pencapaian yang tak pernah terbayang sebelumnya! Sejak pertama kali bergabung dengan KBM App di tahun 2020, aku adalah tipe penulis yang kadang hadir, kadang menghilang. Aku sering gagal menyelesaikan tulisan, bahkan sempat menghapus sebagian besar karyaku, kecuali satu kumpulan puisi berjudul "Puisi Sunyi." Setelah itu, aku me...

Mengunci Pintu Dunia Maya, Membuka Jendela Jiwa

Halo semuanya, hari ini saya ingin curhat tentang pengalaman saya dengan akun media sosial saya. Entah ini sudah ponsel yang ke berapa, akun-akun media sosialku, baik itu Instagram atau Facebook, selalu saja ada yang usil. Padahal saya bukan seorang konten kreator, saya hanya seorang penulis yang baru merintis karir. Meskipun begitu, akun pribadi setiap orang memiliki keunikan masing-masing. Dulu, selalu ada yang usil dengan akun saya. Entah apa yang menarik dari akun yang saya miliki. Meskipun usaha dagang online saya sudah tidak lagi berjalan, tetap saja ada yang usil. Sebelum saya mengalami kejadian pada 5 Januari 2023, akun saya sudah sering diganggu. Namun, selalu bisa saya atasi. Cita-cita masa kecil saya menjadi seorang penulis juga masih dalam tahap dirintis, namun tetap saja diganggu. Ponsel Motorola G6 merah saya bukanlah satu-satunya ponsel yang berusaha memasuki akun saya. Mulai dari HP LG, Vivo, bahkan ponsel dengan harga ratusan ribu hingga jutaan pernah digunakan untuk m...