Stress akibat karena kebanyakan di rumah aku sering mengalami nya jauh sebelum ada pandemi jadi ya ada corona atau sebenarnya ga ada pengaruhnya buat kun yang penting sekarang adalah bagaimana kita bisa tetap waspada , banyak sabar, dan doa karena apa yang terjadi pada saat ini, memang diluar kuasa kita sebagai seorang manusia biasa,
Diawal – awal pandemi banyak orang yang di suruh saja , yang membuat mereka yaitu sebagian . oang tak mampu mencari nafkah , bahkan ada beberapa perusahaan yang gulung tikar gara- gara pandemi yang ujung – ujungnya melahirkan banyak penanggulangan, yang ujung – ujungnya menimbulkan masalah sosial baru yang berhubungan dengan masa perut, dan banyak pula yang mengalami stress karena terlalu lama di
rumah aja ,
Tapi tahu kah kalian stress karena kebanyakan di rumah aku sudah lama aku alami , sejak 10- 12 tahun yang lalu ketika menuliskan angka tersebut menetes lah kedua air mataku karena begitu banyak waktu yang terbuang percuma dengan aktifitas monotonisme Akibat Monotonisme hidupku yang kadang membuat ku minder setengah mati dan membuatku menjadi orang yang sangat , cuek satu hal yang membuatku menjadi orang yang kelihatan nya baik k berpikir positif dan
,
Mengendalikan perasaan dan mengontrol diri serta berusaha untuk diam, diam, diam demi bisa mengontrol emosi ku dan aku selalu berpikir sampai saat ini detik ini bagaimana monotonisme yang akut ini bisa berlalu , main Facebook via hp akupun bosan dan saat ini, ibuku sudah mengikutkan . dalam suatu bisnis dan sudah dua bulan ini berjalan tapi belum membuahkan hasil yang membuat ku semakin rapuh dan terjebak dalam monotonisme yang super akut
Ingin aku bertanya kapankah monotonisme yang super akut ini berakhir dalam hidup ku
Penajam 18 Agustus 2020
Pukul 02:36.Am
28 Dzulhijjah 1441 H
Catatan by Jannatul Zahra
Komentar
Posting Komentar