Langsung ke konten utama

Impian Dan India


Berawal dari menonton konten di youtube terbesit di hati ku untuk merasakan tinggal dan merasakan pendidikan kuliah di India 🇮🇳 katanya di sana serba terjangkau termasuk biaya pendidikan.


Padahal isi conten – conten nya cukup sederhana berisi kegiatan sehari-sehari tapi cukup menarik untuk disimak , Yang kedua ada channel salah satu channel mahasiswa Indonesia , yang berkuliah di India, yang membahas kehidupan masyarakat India dengan sisi keilmuan membahas keunikan itudia dari segala sisi kamu, kita, menonton channel tersebut kita akan, mendapatkan pengetahuan lebih tentang India berdasarkan pengalaman beliau selama tinggal di India

Aku sendiri sebenarnya lupa bagaimana bisa kesasar ke channel mbak . Yang orang Indonesia bersuami seorang lelaki warganegara india entah kenapa beberapa kali saya sempat, tertarik dengan channel tersebut .

Selain biaya pendidikan dan biaya hidup yang cukup terjangkau makanan masyarakat juga terus cukup enak dan makanann pokoknya adalah roti gandum, selain itu aku juga pernah mendengar seorang ustadz berkata kal6 masyarakat India adalah masyarakat yang pandai.

Karena dua channel tersebutlah aku jadi punya mimpi untuk berkuliah di India, dan semoga bisa jadi motivasi ku dan semua kelak bisa benar – benar kuliah di sana walaupun harus dari, S1 karena di sini, jangankan kuliah S1 Diploma saja tidak kamar keterbatasanku sebagai seorang penyintas Ctev aku hanya mengeyam pendidikan Sekolah, menengah Atas, bukan karena biaya yang membuatku tak mampu tapi ibu ku tak mau aku tidak ada yang menemaniku.

Tapi sebenarnya aku ingin melanjutkan studi ku yang terhambat hampir 13 tahun sejak lulus SMA walaupun sekarang udah ada inklusi tetap saja sudah kadaluwarsa karena batas usia pendaftaran maksimal 21 tahun dan ketika c mendengar kata indis mendengar seluk beluk india aku ingin sekali melanjutkan studi kesana semoga Allah SWT mudahkan jalan untuk kesana

Berawal dari suka nonton youtube awalnya dari suka nonton channel rumah minimalis yang juga merupakan salah satu impian ku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Topeng Digital

Pernahkah Anda mengalami kejadian tidak menyenangkan seperti akun Facebook Anda di-hack oleh orang tak dikenal? Atau mungkin pernah terjebak dalam penipuan melalui aplikasi e-wallet? Pengalaman pribadi saya dua tahun yang lalu mengajarkan saya untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut.  Dua tahun lalu, tepatnya 5 Januari 2023, saya mengalami kejadian tidak mengenakkan. Akun Facebook saya diretas oleh orang tidak bertanggung jawab selama beberapa jam. Saat itu, saya memang lebih suka menggunakan aplikasi versi "lite" yang lebih ringan, seperti FB Lite dan Instagram Lite, karena kapasitas ponsel saya terbatas, hanya 4/64 GB. Semua bermula dari masalah pada aplikasi dompet digital, DANA, yang terhubung dengan nomor Tri saya. Saat itu, nomor saya tiba-tiba tidak ada sinyal, dan transfer tertunda. Saya mencoba melapor ke halaman resmi aplikasi tersebut. Namun, saya justru terjebak dalam jebakan penipu yang menyamar sebagai admin DANA. Singka...

Mengubah Angan Menjadi Nyata: Kisah di Balik Sertifikat Pertama

Mengubah Angan Menjadi Nyata: Kisah di Balik Sertifikat Pertama Hai, mari kita duduk sejenak dan biarkan aku berbagi sebuah cerita yang membuatku sangat termotivasi. Ini bukan hanya tentang pencapaian, tetapi tentang sebuah mimpi yang perlahan mulai terwujud. Setelah lima tahun berkarya di KBM App, platform yang didirikan oleh Asma Nadia dan Isa Alamsyah, aku akhirnya mendapatkan sertifikat pertamaku. Perasaanku campur aduk antara kaget, bahagia, dan haru. Aku ingat sekali sore itu, setelah bangun tidur siang, aku membuka ponsel dan mendapatkan pesan dari tim KBM App. Naskahku masuk dalam 30% naskah terbaik di kompetisi Teras Indonesia Season 9. Sebuah pencapaian yang tak pernah terbayang sebelumnya! Sejak pertama kali bergabung dengan KBM App di tahun 2020, aku adalah tipe penulis yang kadang hadir, kadang menghilang. Aku sering gagal menyelesaikan tulisan, bahkan sempat menghapus sebagian besar karyaku, kecuali satu kumpulan puisi berjudul "Puisi Sunyi." Setelah itu, aku me...

Mengunci Pintu Dunia Maya, Membuka Jendela Jiwa

Halo semuanya, hari ini saya ingin curhat tentang pengalaman saya dengan akun media sosial saya. Entah ini sudah ponsel yang ke berapa, akun-akun media sosialku, baik itu Instagram atau Facebook, selalu saja ada yang usil. Padahal saya bukan seorang konten kreator, saya hanya seorang penulis yang baru merintis karir. Meskipun begitu, akun pribadi setiap orang memiliki keunikan masing-masing. Dulu, selalu ada yang usil dengan akun saya. Entah apa yang menarik dari akun yang saya miliki. Meskipun usaha dagang online saya sudah tidak lagi berjalan, tetap saja ada yang usil. Sebelum saya mengalami kejadian pada 5 Januari 2023, akun saya sudah sering diganggu. Namun, selalu bisa saya atasi. Cita-cita masa kecil saya menjadi seorang penulis juga masih dalam tahap dirintis, namun tetap saja diganggu. Ponsel Motorola G6 merah saya bukanlah satu-satunya ponsel yang berusaha memasuki akun saya. Mulai dari HP LG, Vivo, bahkan ponsel dengan harga ratusan ribu hingga jutaan pernah digunakan untuk m...