Langsung ke konten utama

Selamat Hari CTEV Internasional.


Selamat Hari CTEV International

Selamat hari CTEV Sedunia yang jatuh pada hari ini, tanggal 3 Juni 2025. Saya adalah salah satu di antara mereka, tetapi walaupun begitu, aku tetap bersyukur dengan apa yang kumiliki. Walaupun terlahir dengan banyak kekurangan, Allah juga memberikan aku sebuah kenikmatan yang harus aku syukuri dari sisi yang lain, yang membuatku tetap bersyukur dengan segala kekurangan yang aku miliki, yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain, walaupun mereka terlahir dengan sempurna. Ternyata, menjadi seorang CTEV Survivor sejak lahir bukanlah penghalang dan alasan untuk tidak bahagia. Untuk kalian semua di luar sana, apapun kondisi kalian saat ini, syukurilah, karena bisa jadi kondisi kalian saat ini adalah kondisi yang sangat diinginkan oleh orang lain, apalagi untuk kalian yang diberi kesehatan yang nyaris sempurna dan kecukupan harta. Kita bersyukur, bisa jadi kondisi kalian saat ini adalah kondisi yang sedang dirindukan oleh mereka yang sedang mengalami ujian dalam hidupnya.



Menjadi seorang CTEV tidaklah mudah bagi yang mengalaminya dan bagi orang-orang yang menyebutnya. Dengan keadaan ini, saya belajar untuk tidak mengerti dan selalu belajar untuk berdamai dengan keadaan yang kelihatannya nikmat di mata orang lain, namun ternyata sebenarnya tidak mudah. Banyak orang di luar sana tidak ingin mengatakan hal negatif tentang diriku, tetapi sesungguhnya akulah yang tahu bagaimana diriku yang sebenarnya dan apa yang aku inginkan. Sekarang, aku telah berada di fase untuk berdamai dengan diri sendiri sebelum berdamai dengan keadaan. Banyak ujianku yang lain di setiap hari yang aku lewati selama ini, walaupun orang melihatnya sebagai hal biasa. Orang melihatku, "Ya begitulah." Ini aku, yang sudah belajar berdamai dengan diriku sendiri dan keadaan. Aku belajar untuk fokus pada apa yang bisa aku raih dan cita-citakan. Walaupun ada hujan lain yang menyapa diri ini, biarlah aku sendiri yang merasakannya. Tidak semua hal perlu kukatakan kepada orang lain, dan tidak semua orang harus tahu tentangku. Inilah aku sekarang, yang sudah belajar mendampingi diri sendiri di usiaku yang bukan anak-anak lagi.

Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, 3 Juni 2025  
Tulisan: Jannatul Zahta  
CTEV Survivor dari Kalimantan Timur

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Topeng Digital

Pernahkah Anda mengalami kejadian tidak menyenangkan seperti akun Facebook Anda di-hack oleh orang tak dikenal? Atau mungkin pernah terjebak dalam penipuan melalui aplikasi e-wallet? Pengalaman pribadi saya dua tahun yang lalu mengajarkan saya untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut.  Dua tahun lalu, tepatnya 5 Januari 2023, saya mengalami kejadian tidak mengenakkan. Akun Facebook saya diretas oleh orang tidak bertanggung jawab selama beberapa jam. Saat itu, saya memang lebih suka menggunakan aplikasi versi "lite" yang lebih ringan, seperti FB Lite dan Instagram Lite, karena kapasitas ponsel saya terbatas, hanya 4/64 GB. Semua bermula dari masalah pada aplikasi dompet digital, DANA, yang terhubung dengan nomor Tri saya. Saat itu, nomor saya tiba-tiba tidak ada sinyal, dan transfer tertunda. Saya mencoba melapor ke halaman resmi aplikasi tersebut. Namun, saya justru terjebak dalam jebakan penipu yang menyamar sebagai admin DANA. Singka...

Mengubah Angan Menjadi Nyata: Kisah di Balik Sertifikat Pertama

Mengubah Angan Menjadi Nyata: Kisah di Balik Sertifikat Pertama Hai, mari kita duduk sejenak dan biarkan aku berbagi sebuah cerita yang membuatku sangat termotivasi. Ini bukan hanya tentang pencapaian, tetapi tentang sebuah mimpi yang perlahan mulai terwujud. Setelah lima tahun berkarya di KBM App, platform yang didirikan oleh Asma Nadia dan Isa Alamsyah, aku akhirnya mendapatkan sertifikat pertamaku. Perasaanku campur aduk antara kaget, bahagia, dan haru. Aku ingat sekali sore itu, setelah bangun tidur siang, aku membuka ponsel dan mendapatkan pesan dari tim KBM App. Naskahku masuk dalam 30% naskah terbaik di kompetisi Teras Indonesia Season 9. Sebuah pencapaian yang tak pernah terbayang sebelumnya! Sejak pertama kali bergabung dengan KBM App di tahun 2020, aku adalah tipe penulis yang kadang hadir, kadang menghilang. Aku sering gagal menyelesaikan tulisan, bahkan sempat menghapus sebagian besar karyaku, kecuali satu kumpulan puisi berjudul "Puisi Sunyi." Setelah itu, aku me...

Mengunci Pintu Dunia Maya, Membuka Jendela Jiwa

Halo semuanya, hari ini saya ingin curhat tentang pengalaman saya dengan akun media sosial saya. Entah ini sudah ponsel yang ke berapa, akun-akun media sosialku, baik itu Instagram atau Facebook, selalu saja ada yang usil. Padahal saya bukan seorang konten kreator, saya hanya seorang penulis yang baru merintis karir. Meskipun begitu, akun pribadi setiap orang memiliki keunikan masing-masing. Dulu, selalu ada yang usil dengan akun saya. Entah apa yang menarik dari akun yang saya miliki. Meskipun usaha dagang online saya sudah tidak lagi berjalan, tetap saja ada yang usil. Sebelum saya mengalami kejadian pada 5 Januari 2023, akun saya sudah sering diganggu. Namun, selalu bisa saya atasi. Cita-cita masa kecil saya menjadi seorang penulis juga masih dalam tahap dirintis, namun tetap saja diganggu. Ponsel Motorola G6 merah saya bukanlah satu-satunya ponsel yang berusaha memasuki akun saya. Mulai dari HP LG, Vivo, bahkan ponsel dengan harga ratusan ribu hingga jutaan pernah digunakan untuk m...