Langsung ke konten utama

Postingan

Keinsyafanku

Aku telah menemukan  Keinsyafan ku setitik demi setitk  Lalu ku mencari bening cinta Berpautkan rindu Lewat tirai kasih sayang yang telah disigapNya Akulah yang menjajaki  bumi mencari keinsyafan  Bersujud ku lewat permadani  Bernama sajadah .Setitik demi setitk  keinsyafan yang telah ku temukan  Kugengam  dalam setiap sujudku Puisi By Jannatul Zahra

Jingg Di Jiwaku ini

Jingga  dijiwaku  Terlukis   dari merah jambu   karena alunan  violin  dan senyum manismu   kuhitung detik  rindu  menjadi puisi  jingga dijiwa ini  menjadi  syair doa  dalam dekap  kasih illahi   Puisi: By , Jannatul Zahra Sabtu 25 ,Feberuary 2017

Doa Seorang Jomblo

Tuhan inilah   aku hambamu  yang  dhaif   Dan tak  sempurna  Tuhan penaku  Telah diangkat    Cerita kehidupanku  Dalam episode nafsu hawa dan nafsu muthmainah    Sebagai pemeran  utama berhias cinta  namun kadang diiringi  air mata  Tuhan  kecilku baligh lah sudah bersama rasa  inginku yang diiringi nafsu menggoda hati  Tuhan.  Jagalah Baligh hambaMu Ini Dalam Takwa merajut hati Dengan Iman   Merajut sunyi dengan zikir hati merajut kisah kasih  dalam doa sampai halal.itu tiba cukuplah  Engkau menjadi   Penjaga  Hatiku    Ya Rabb Tuhan  Jadikanlah.jombloku . Jalan Menuju takwa Jadikanlah jombloku menjadi Mulia Menjadikan Salihat Diri Moga Kelak  Menjadi bunga  surgawi Tuhan  Inillah  Doaku  kupanjatkan PadaMu  Doa Seorang Jomblo yang.bercita-cita menjadi mulia dalam.kejombloann...

Puzzle Mimpi

Hatiku Sunyi   terbelai rindu  mendekap.syahdu   dalam.sepiku ditemani gerimis dimata dan insomnia aku  berteman.sepi berlatar.pekat   tanpa  rembulan. Menyusun puzzle   sunyi  sebuah impian Menjadi sebuah Kenyataan Puisi : By, Jannatul  Zahra Minggu  26 feberuari 2017

Kidung Sunyi

Ku tuliskan  memoar rindu  diatas pelangi    sebuah  syair  kidung sunyi  yang  melafazkan rindu   dan kasih sayang  diantara kidung sunyi   berayat  rindu  yang kutuliskan Puisi. : Jannatul Zahra Gn Seteleng , 25 Feb 2017

Darah Sunyi

Engkau adalah sebuah   embun sunyi Di jingga hari  bersama langit  Fajar syahdu membekukan darah  Ditengah sunyi Darah sunyi  hanya  membisu   tak , lagi mengalir  di jantung, tak ,  Lagi   mengalir di hati , tak , lagi  mengalir  di nadi dan  vena pun  hanya membisu  Sementara  darah  hanya sunyi  Tak memberi kesempatan . Kepada dia yang sedang   mati suri Puisi : By, Jannatul. Zahra Gunung  Seteleng   Pukul  : 20:57  Waktu Indonesia Tengah Rabu 22 maret 2017

Pelengi Di ujung Hari

Pelangi  irama diujung awan memggetarkan mendung menjadi cerita  dikelilingi  rintik - riintik memutari ujung hari  tak  elok. tangisku  menjadi deras hujan . disapa nyanyian  daun.-daun.kering   yang basah dan  jatuh  ke bumi dan langit berhias  pada saat itu  dengan lekukan pelangi tepat di ujung hari Puisi  by, Jannatul. Zahra Kamar Pink  Gunung Ssteleng Kamis 02 Maret 2017