Langsung ke konten utama

Postingan

Perjalanan Cinta

menulis puisi berkisah takdir memuai kenangan  dmana kita membingkai cerita dalam epik perjalanan yang membait cerita yang memaknai rasa seiring masa yang berjalan melewati episode yang meminang masa Puisi : by, Jannatul Zahra 11 Januari 2018     

Muara Rindu

Kutitip Salam untukmu sang pemilik jiwa yang.mengajarkan rindu pada cinta dan.kuntum kasih kepada laut hati dan memuarakan tetesan cinta untuk.hati yang merindu pada nakhoda yang membawanya pada cinta Puisi : By, Jannatul Zahra  sabtu 18 November 2017

Pengemis Yang Menolak Uang 4 Ribu Rupiah

ini adalah kisah nyata saya kejadian nya tepat. dihari kemarin  tanggal 24 februari 2018  pagi itu  setelah selesai membersihkan diri  akupun kelantai bawah  sambil membawa ponsel yang hendak dicharger ternyata sedamg mati la mati.lampu  dan aku tidak menyadarinya  tak  lama kemdian terdengar  suara mobil yang begitu ramai  diiringi alunan musik dangdut ternyata ada iring -iringan salah  satu peserta yang  berhasil menjadi pemenang salah satu kontes dangdut  untuk.mewakill provinsiku untuk maju ke  babak.selanjutnya, melawan peserta dari provinsi lain tapi sayang diantara mobil- mobil iring-iringan tersebut ada satu mobil berlambang  logo salah  satu partai pendukung salah satu calon bupati  yang akan bertanding  pada pemilihan bulan.juni nanti terkesan ada kampanye  yang belum waktunya  dan sayang lagi aku juga tidak  melihat juara tersebut karena mobil sudah di depan  diiringi...

Nyanyian Hujan

Gerimis syahdu mewarnai subuh membingkai ketenangan pada hati yang sedang gelisah Lewat gemerciknya yang menciptakan kedamaian pada relung jiwa seolah menjadi nyanyian alam yang menyejukkan hati para pendengar ditengah Subuh Puisi by Jannatul.Zahra 25 Februari 2018

Sepotong Cerita Subuh

Hitam masih menjajari subuh terdengar syahdu suara azan menyejukkan hening suasana bersama embun Yang dikelilingi tasbih dan zikir yang berselang seli dengan sahutan ayam menjadi sebuah cerita ditengah subuh yang membingkai Hari Ini Puisi: Jannatul Zahra 24 Februari 2018

Rindu Ditengah Hitam

Izinkan aku merindukanmu dalam ruang hitam ini ditemani nyanyian tentara kecil bersayap yang haus akan darah Rindu ini di pagi jumat masih terasa hingga ditengah hitam syahdu seraya menanti hitam menjadi terang kembali Biarlah kutulis cerita kita dalam imajinasiku saja disaat hitam masih menjajari Aku merindukan dan memimpikanmu menjadi miliku Puisi By: Jannatul Zahra Kamar pink ku gunung seteleng, Penajam Paser Utara saat mati lampu,

Bianglala Senja

Padamu aku berkasih cempaka kemuning senja menulis bianglala menjadi puisi langit yang l indah terlukis di jingga sore menjadi bianglala yang syahdu bersama alunan musik keroncong Puisi Jannatul Zahra 08-09 februari 2018