Dalam kesyahduan petang melukis biorama dongeng tentang Hati yang terjajah melafazhkan lantunan syair yang bercerita Tentang merdeka yang dilantunkan lewat hime dan ode namun hanya sekelebat bayang seperti dongeng saja Merdeka tetap merdeka tapi kaum papa tetap terjajah yang kecil semakin kecil yang kenyang semakin kenyang sementara penguasa sibuk membuat citra ketika yang dibawah berteriak ganti penguasa seolah penjara di depan mata bersuara sedikit saja seolah memanggil jeruji padahal katanya negara demokrasi Seolah penguasa takut turun dari tahtanya seolah demokrasi dan kemerdekaan hanyalah dongeng sejarah Puisi : By, Jannatul Zahra