Langsung ke konten utama

Postingan

Hanya Sekedar Dongeng

Dalam kesyahduan petang melukis biorama dongeng tentang Hati yang terjajah melafazhkan lantunan syair yang bercerita Tentang merdeka yang dilantunkan lewat hime dan ode namun hanya sekelebat bayang seperti dongeng saja Merdeka tetap merdeka tapi kaum papa tetap terjajah yang kecil semakin kecil yang kenyang semakin kenyang sementara penguasa sibuk membuat citra ketika yang dibawah berteriak ganti penguasa seolah penjara di depan mata bersuara sedikit saja seolah memanggil jeruji padahal katanya negara demokrasi Seolah penguasa takut turun dari tahtanya seolah demokrasi dan kemerdekaan hanyalah dongeng sejarah Puisi : By, Jannatul Zahra

Balada Hati

Engkau Adalah sabda jiwa yang tercatat didalam lembar - lembar hati yang menyemai hadirnya kesyahduan pada hati yang gelisah walau hanya sejuk sesaat lewat nasihat hati yang menutunnya berdoa kepada sang khalik Memohon ampun PadaMu Robbi atas dosa -dosa diri yang melahirkan gelisah yang membalada di hati yang membuat hati ini seperti terjajah dosa yang menggunung tinggi yang Menjauhkannya dari ilahi dan kemerdekaan hati yang melahirkan balada hati yang gelisah Puisi By : Jannatull Zahra 17 Agustus 2018

Hujan Sunyi

Aku adalah sebuah simphoni di ujung malam yang menari Bersama rintik. hujan berdiding pekat yang menciptakan kebisuan walau malam belum menuju titik paripurna dan fajar masih meniti waktu sampai langit berwarna sementara gemericik huHjan masih belum berlalu Dan lebatnya menjadi orkestra alam yang menemani kesendirian By: Jannatul Zahra 05 Agustus 2018

Rinduku

Aku bernafas  dalam sunyi menjejak  dalam pekat  Untuk memenuhi  dahaga rinduku  yang  haus  akan Kasih sayangMu mensusuri Jalan  Terang  menuju cahaya Ilahi walau harus tertatih demi Setetes RahmatMu By : Jannatul  Zahra

Melody Malam

Santun Menari purnama jati membingkai Sukma .Menari bersama kerlipan bintang menciptakan kesyahduan melody di penghujung malam meniti waktu dalam pekat menanti datangnya fajar di iringi melody yang bisu di ruang hitam berhiaskan Purnama yang menggantung ditemani pendaran bintang Puisi, By Jannatul Zahra 07 July 2018

Rindu

Aku bertanya pada serunai senja dengan bahasa qalbu membingkai cerita di sudut kehidupan melafazhkan rindu untuk menjadi khoiru umah yang rindu pada khusnul khatimah untuk bisa bertemu Rabb dan mendapatkan syafaat dari Rasulullah. Dalam renungan senja itu terbersit rasa Untuk Kembali pada jalan ilahi meniti jalan lurus diiringi rindu dan sejuta harap agar dapat hidup bersama ilahi By Jannatul Zahra 07 Juli 2018

Jenggala Sunyi

Engkau adalah  Purnama disudut jiwa membelai hati yang sunyi  yang disapa. rintik - rintk. yang menyapa  senja yang memerah berbalut salju  yang membeku Di Bianglala senja  yang syahdu mewarnai sukma di sudut  malam yang mencumbu jenggala di ujung sunyi.. Puisi by Jannatul Zahra 07 Juli 2018