Langsung ke konten utama

Postingan

Rindu

Pada petang Sunyi membaitkan rindu yang tersemai pada bianglala membingkainya menjadi sebuah rindu yang menjadikan tanya hati Pada serunai rindu menjadi kan nya bermuara pada lautan rasa yang mengalir di sukma jiwa yang mengkiaskannya pada bianglala Puisi By Jannatul Zahra 07 July 2018 Puisi 0n Instagram #jannatulzahra #puisioninstagram #puisi #rindu

Gejolak Rasa

Untuk Engkau yang kusebut rasa yang membelai hasrat pada gejolak asmara Namun masa halal itu belum tiba menelisik gelora pada nyanyian embun sore yang menelusup pada qalbu untuk lelaki semesta yang kurindukan Tuhan Tolong jaga suciku ini untuk Kekasih yang Engkau pilihkan untuk ku agar malam yang indah itu aku benar benar suci untuk menjadi milik kekasih halalku Tuhan tolong jagalah hamba agar rasa ini bermuara pada tempatnya Puisi By Jannatul Zahra Kamis 05 April 2018

Cerita Pagi

Biru membingkai pagi berbalut  embun. yang membias didinding jendela mengarak waktu Hingga kembali terbit nya fajar  menciptakan cerita ditengah hiruk pikuk orang - orang menafaskan waktu menjadi elegi bersama mentari melukis cerita diatas kanvas perjalanan kehidupan menawan embun yang memberi kan kesejukan ketika waktu terbit datang Puisi By Jannatul Zahra 14  Juli 2018 (Puisi   yang ditulis Via Instagram)

Kemarau Hati

Karena  Engkau adalah purnama Di langit jiwa yang  sunyi . menyemai benih - benih  rindu Lalu tumbuh menjadi bunga  Di taman hati yang memberi kesejukkan pada hati  yang kering walau tidak di sapa  kemarau . karena hati  yang dijajah rindu  yang tak tersampaikan membuatnya  kering  bagai dilanda kemarau Puisi :By, Jannatul Zahra .....-17 Agustus 2018  

Hanya Sekedar Dongeng

Dalam kesyahduan petang melukis biorama dongeng tentang Hati yang terjajah melafazhkan lantunan syair yang bercerita Tentang merdeka yang dilantunkan lewat hime dan ode namun hanya sekelebat bayang seperti dongeng saja Merdeka tetap merdeka tapi kaum papa tetap terjajah yang kecil semakin kecil yang kenyang semakin kenyang sementara penguasa sibuk membuat citra ketika yang dibawah berteriak ganti penguasa seolah penjara di depan mata bersuara sedikit saja seolah memanggil jeruji padahal katanya negara demokrasi Seolah penguasa takut turun dari tahtanya seolah demokrasi dan kemerdekaan hanyalah dongeng sejarah Puisi : By, Jannatul Zahra

Balada Hati

Engkau Adalah sabda jiwa yang tercatat didalam lembar - lembar hati yang menyemai hadirnya kesyahduan pada hati yang gelisah walau hanya sejuk sesaat lewat nasihat hati yang menutunnya berdoa kepada sang khalik Memohon ampun PadaMu Robbi atas dosa -dosa diri yang melahirkan gelisah yang membalada di hati yang membuat hati ini seperti terjajah dosa yang menggunung tinggi yang Menjauhkannya dari ilahi dan kemerdekaan hati yang melahirkan balada hati yang gelisah Puisi By : Jannatull Zahra 17 Agustus 2018

Hujan Sunyi

Aku adalah sebuah simphoni di ujung malam yang menari Bersama rintik. hujan berdiding pekat yang menciptakan kebisuan walau malam belum menuju titik paripurna dan fajar masih meniti waktu sampai langit berwarna sementara gemericik huHjan masih belum berlalu Dan lebatnya menjadi orkestra alam yang menemani kesendirian By: Jannatul Zahra 05 Agustus 2018