Engkau bagai pucuk -pucuk Pelangi diujung jiwa Melukis hati Mewarnai qalbu Melukis asa pada Pelangi Menjadi Bait -bait Nan indah Seindahb senja Yang. berwarna . Jingga By Jannatul Zahra 01 Oktober 2019
Pelangi disudut purnama Memberi warna Di ruang pekat Melukis kata Lewat Syair -syair Lail Yang bait – baitnya Berasal dari Kegelisahan jiwa seorang hamba. Karena setitik noda Maaf kan hambaMu. Ini Ya Rabb Seorang hamba Yang fakir Ilmu Pelangi disudut purnama barhiaskan Miliaran bintang Diatas sana Mengeja hati Yang merindu Akan cahaya. Yang memberi terang Di ruang qalbu Ya Rabb berilah Hamba setitik Cahaya Yang lebih. Indah Dari pelangi dan Purnama Untuk menerangi Hatiku yang Yang hitam Karena limpahan Dosa yang hamba Buah dari Apa yang hamba Lakukan Selama ini Lahirkan Gelisah yang Membuat nelangsa Ya rabb. Kayakan Hamba dengan ilmuMu Yang amat luas Yang melebihi Luasnya langit dan bumi dan Samudera di laut lepas Ilmu yang membuat ku Kembali bersujud PadaMu Dan tak akan jauh dariMU Puisi : by. Jannatul Zahra 19- 20 September 2019
Engkau Bagai pucuk -pucuk Anyelir di taman jiwa Harum mekar mewangi Hiasan qolbu Merenda jari -jemari Melukis Impian Di fatamorgana Nan sejuk sangat Dipandang mata Ternyata hanya Ilusi Karena ternyata Tertipu fatamorgana Yang nampak Indah karena Berhias bunga dunia Puisi By Jannatul Zahra 19 September 2019
Pucuk Purnama jingga. Membias. di ujung loka Menbingkai waktu di sudut hati Merangkai asa Di indahnya jingga Syahdunya suasana subuh Suburkan jiwa yang layu dengan doa qalbu dari jiwa yang hampa Yang merindu surga mengharap Setetes kasih sayang RabbNya Puisi by Jannatul Zahra Rabu, 18 September 2019
Aku melukis jiwa dalam lembaran kanvas kehidupan,yang rapuh Bagai Daun kering Yang tak mampu lagi Menggantung Lalu tertiup angin. dan terhempas Entah kemana? Ingin aku mengejar asaku Yang pergi bersama sang waktu Yang kini sudah berlalu Rabb hamba hanyalah daun. Kering jika TanpaMu Maaf kan yang dhaif ini ya Rabb Hamba hanyalah Seorang manusia angkuh yang merindu SurgaMu Tapi hamba malah jauh DariMu Jangankan Sunnah Fardhu saja banyak Hamba tinggal kan Karena nafsu dan kelambu. Iblis Mengurung hamba agar hamba jauh dariMu Maafkan hamba Ya Rabb Karena Hamba hanyalah seorang. manusia bodoh Yang membiarkan diri hamba tenggelam Dalam lautan dosa Ya Allah ya Rabb Hamba ingin berubah hamba Mohon. Berilah hamba HidayaMu Karena jika tanpa Mu hamba Bukan lah apa - apa Penajam 18 Mei 2019 Puisi By Jannatul Zahra
Engkau Bagai lukisan waktu yang menari Diatas kanvas perjalanan Menjadi bait – bait Cinta& rindu Yang menjenak di titik nadir Ketika nafas terengah mengejar detik Tapi detik tak mau peduli Hingga aku menjadi rapuh dan layu Dan sesal pun Menyelimuti asa Karena waktu yang telah pergi Tak akan kembali Puisi by Jannatul Zahra 20 Maret 2019
.Mengecup rindu di bibir hati tersentuh rasa menyemai cinta di ilalang senja menyimpul kasih dua hati merayu purnama memadu kasih yang sempurna yang berlabuh di dermaga jiwa menyatukan dua insan dalam Ikatan nan suci Atas Ridho Nya Disaksikan Indahnya Purnama sidi Puisi , By Jannatul Zahra 3- 4 september 2019