Langsung ke konten utama

Postingan

Jangan Terlalu Cepat Menilai Orang Lain

Pada dasarnya setiap manusia itu tidak yang sempurna jadi jangan terlalu mudah menilai orang lain hanya karena apa yang kita lihat tidak sesuai dengan apa yang kita pelajari dan kita inginkan jangan berprasangka bahwa orang yang kelihatannya sibuk dengan dunia tak memilikirkan akhirat mereka belum tentu bisa jadi sebenarnya mereka ingin berubah tapi mungkin mereka butuh waktu lebih lama dari kita dan kita tak akan pernah tahu bagaimana masa depan kita apalagi masa depan orang lain. seburuk -buruknya akhlak seseorang di hari ini, tapi kita tak tahu besok – besok bisa jadi lebih baik dari kita , Di zaman sekarang ilmu pengetahuan semakin berkembang baik yang bersifat teknologi maupun religi dengan teknologi kita bisa mendapatkan ilmu itu dengan mudah terutama tapi sayang nya semakin banyak pula orang yang doyan mencela, saling menyindir antara para ilmu dengan para ahli yang lain Merasa ilmu mereka yang paling benar adanya perbedaan pendapat sedikit ujung – ujungnya ribut Pad...

Cara Membuat Air Nabez

Air nabeez adalah air rendaman (infused water) kurma atau kismis. Kurma atau kismis yang dimasukkan ke dalam wadah tertutup yang sudah berisi air masak, dan direndam semalaman untuk diminum keesokan paginya. Air nabeez ini merupakan minuman kesukaan Rasulullah SAW lho. Biasanya, beliau merendam kurma atau kismis di dalam wadah tertutup selama 12 jam. Kemudian, airnya diminum dan buah kurma yang sudah lembut langsung ditelan tanpa mengunyah terlebih dahulu. Pada dasarnya, air nabeez ini sama seperti infused water kekinian. Bedanya, bahan yang diambil sarinya bukan buah-buahan segar seperti strawbery atau lemon melainkan kurma. Bahan - bahannya : Ambil beberapa butir kurma atau kismis, sebaiknya dalam jumlah ganjil Siapkan wadah atau gelas tertutup Siapkan juga air putih matang Cara pembuatan air nabeez cukup mudah, berikut langkah pembuatannya: Tuangkan air matang ke dalam wadah Masukkan kurma yang sudah dibuang bijinya, dan carik-carik isi kurma Tutup wadah yang sudah dimas...

Ukiran Rindu

Mewangi bunga Pada selaksa Menjejak pada seribu Ilusi pada ukiran fatamorgana Pada jejak nurani Mengukir musim Merenda senja Pada jelujur angin Pada kemarau yang melmar Hujan Yang berdesir membelai Rindu Mengukir kisah di diary jiwa Hingga musim berganti masa Tentang rindu yang terukir Di relung qalbu 2019 2020 By Jannatul Zahra

Detak Hati Seorang Hamba

Detak rindu  Merinai  senja Pada nyanyian  hujan.  Yang berdesir   Melukis kalbu   pada  setiap  Rintiknya Kutitipkan  doa  Dari sudut hati  seorang  Hamba  yang meindu. Pada  Rabb-Nya Hamba  yang  hati nya  Berdetak memanggil   Untuk kembali  Pada Nya Di kungkung.  Gelisah.  Karena tenggelam  dalam lautan  Dosa Namun tak dapat 

Keringat & Senja

Ranum Senja Dibalut gerimis Tetes demi tetes Menjadi nada Yang mengantar Senja menuju pekat Yang membiasakan asa Merajut letih sang jiwa Yang berpayah meneteskan Keringat . Berbalut kesedihan dan kesengsaraan Hingga senja itu tiba Dan membawa tetesan Keringat itu Berubah menjadi rupiah Walau hanya selembar saja Puisi By Jannatul Zahra

Resah

Mengukir musim Di telaga jiwa Memetik masa Mengurai luka Melafazkan Detik. – detik hampa Hingga kini musim berganti Dan almanak tua Telah mati Aku merintih Dalam nurani Dikungkung gelisah Hatiku  Resah Karena rindu Bersujud pada ilahi Deras hujan tak Mampu hapus kan gelisah ku Namun kutitipkan doa pada Derasnya air langit Agar bisa kutemukan Jalan ku untuk kembali padaNyA Karena hijrah yang sesungguhnya Hanyalah Untuk Nya Puisi By Jannatul Zahra 11 Januari 2020

Rindu

Pucuk hati mekar ketika ia merindu Pada. Wajah pelangi Memberi kesejukuan Pada bunga yang hampir layu Terkukung. Rindu Melukis cinta ,menbingkai kasih Hingga cinta ini menemukan Tulang rusuknya Yang masih menjadi misteri Hingga waktu membuka Tabirnya Dan kutitip rinduku Ini pada Mu Hingga Kau Pertemukan aku Dengan dia yang Menjadi takdirku Dan izinkanku Menjemput RidhaMu Hingga sang waktu. Mengobati. Rindu ini Puisi By Jannatul Zahra 08 November 2019