Langsung ke konten utama

Postingan

Target Positif

Aku Mencoba berdamai dengan diriku menata hatiku setelah sayang perasaan yang lega     dan  sedikit nyaman  atas perasaan  yang  tak terbalas  karena aku  pun  tak pernah  menyampaikan  dan  mungkin  aku  harus  belajar  dari  lagu seorang lesti  untuk  melepaskan  seseorang   yang kita ingin kan menjadi   pasangan  hidup kita  namun  nyata nya  ia  sudah  menjadi milik orang lain  , malah   sedang  menunggu  kelahiran anak pertama    yang akan lahir sebentar lagi,  mungkin  aku harus belajar melepaskan perasaan    seseorang   yang sebenarnya  akupun   tak kenal    dengan orang yang sebenarnya  tak  kenal secara langsung  dengan  beliau, hanya   kenal  dengan  nya melalui media s...

Cinta Merah Jambu

Aku  hanya  ingin  berdamai   dengan keadaan ini   , keadaan  dimana  aku    berada  dalam  penggal- penggalan  cinta    dalam  sepotong puzzle   dalam  imajinasi. ,,  dan   kuyakin  virus  merah jambu  akan  hilang  dengan  sendiri nya  seiring  waktu  bejalan,  dan  selalu ingat  bahwa  ia    sudah ada  yang memiliki,    dan ia   pun tak mengenal ku  dan  aku  pun  tak pernah mengenal nya  kami hanya lah  seseorang yang sebenarnya     tak  saling kenal  dan    berinteraksi  di dunia  maya.sekalipun kami  bertean di  fb sudah  lumayan lama, cukup rasa ini  , kujadikan  semangat  untuk  menyibukkan  diri, agar  bisa  melupakan nya  siap...

Petang Sunyi

Pada untaian kisah  Dan  lembaran  hari   Menulis kan  jejak    Di penghujung   siang  Menjelang petang  Dan   adakah  Percik  - percik  Kisah Yang  telah habis di penghujung  waktu Hingga   lentera ku telah   kembali meredup  Hanya   belaian     Yang   diberikan   angin  Pada  pori -- pori  jendela Pada  sebuah  ruang   Yang menemani    sunyi  Menjelang  petang Puisi by Jannatul Zahra Kamis  20.Agustus 2020

Begadang

sekuntum rindu Yang disapa bening embun Mata ini telah jera karena Karena tak dapat larut Bersama sang malam Hanya mampu Menulis kissh Begadang Di beanda weblog Seraya berkencan dengan sang malam Menemani syahdu hingga Pekat berganti terang Terjaga di ruang sunyi Mengganti malam jadi siang Seraya menikmati asa yang tak tentu arah seumpama ia bertanya Kapan kau berubah By  Jannatul Zahra

Rindu Yang Kering

 sunyi   membingkai    rindu    pada   sepotong   hati      Yang memeluk    jiwa      Melafazkan  alunan   kasih   Di tengah  kebekuan pekat  . Di iringi   syahdu    ayat   -  ayat .  Cinta  sang  Rabbi   yang menjadi   .  Penyejuk  jiwa   pada   Sebuah  hati   yang  telah   kering Yang merindu  cinta  Pada  seorang MakhukNya   namun  lupa   pada  Cinta   Pencipta Nya  Hingga pada  sekeping  hati  itu    Ada  rindu  layu  bagai  sehelai daun   kering yang tertiup angin   karena      tak   sampai   kepada  yang   di tuju  Karena...

Monotinisme Dalam Hidupku Kqpan Berakhir?

 Stress akibat karena kebanyakan di rumah aku sering mengalami nya jauh sebelum ada pandemi jadi ya ada corona atau sebenarnya ga ada pengaruhnya buat kun yang penting sekarang adalah bagaimana kita bisa tetap waspada , banyak sabar, dan doa karena apa yang terjadi pada saat ini, memang diluar kuasa kita sebagai seorang manusia biasa, Diawal – awal pandemi banyak orang yang di suruh saja , yang membuat mereka yaitu sebagian . oang tak mampu mencari nafkah , bahkan ada beberapa perusahaan yang gulung tikar gara- gara pandemi yang ujung – ujungnya melahirkan banyak penanggulangan, yang ujung – ujungnya menimbulkan masalah sosial baru yang berhubungan dengan masa perut, dan banyak pula yang mengalami stress karena terlalu lama di  rumah aja , Tapi tahu kah kalian stress karena kebanyakan di rumah aku sudah lama aku alami , sejak 10- 12 tahun yang lalu ketika menuliskan angka tersebut menetes lah kedua air mataku karena begitu banyak wak...

Pucuk Pelangi Membias Asa

Pucuk pelangi Melukis jiwa Melafazkan Angan Menjadi bait yang indah yang terukir di dinding linimasa Hingga musim berganti Dan ia menjadi sejarah Dalam sebuah relief Yang bercerita yang Terukir didinding jiwa Puisi by Jannatul Zahra Senin 2 Maret 2020