Langsung ke konten utama

Postingan

Mencari Jejak Mimpi: Petualangan Menulis yang Tak Lekang oleh Waktu

Hai, hai, hai, sahabat Jazs semua! Aku datang lagi, membawa cerita baru. Kali ini, aku sedang asyik "membongkar" kembali tumpukan tulisan dan arsip blog yang sudah lama tersembunyi. Rasanya seperti menemukan harta karun! Betapa senangnya, ternyata ada banyak sekali draft dan tulisan yang terkubur di antara tumpukan email. Andai saja blog ini bisa menghasilkan sesuatu yang bisa membuat kehidupanku stabil secara ekonomi, ya... Betapa bahagianya! Tapi entah kapan impian itu bisa terwujud. Mungkin, berkarier di bidang kepenulisan adalah salah satu jalan yang bisa kuambil. Meski sulit, tapi mau bagaimana lagi, kan? Aku tahu, dunia blogging mungkin tidak sepopuler dulu. Sekarang, banyak penulis profesional dan blogger sukses yang beralih menjadi konten kreator video. Mereka membuat YouTube, podcast, dan sejenisnya. Meskipun begitu, mereka tetap tidak meninggalkan dunia blogging seutuhnya. Namun, aku sendiri masih fokus pada mimpiku yang lain, yaitu menjadi Blogger profe...

Mengubah Angan Menjadi Nyata: Kisah di Balik Sertifikat Pertama

Mengubah Angan Menjadi Nyata: Kisah di Balik Sertifikat Pertama Hai, mari kita duduk sejenak dan biarkan aku berbagi sebuah cerita yang membuatku sangat termotivasi. Ini bukan hanya tentang pencapaian, tetapi tentang sebuah mimpi yang perlahan mulai terwujud. Setelah lima tahun berkarya di KBM App, platform yang didirikan oleh Asma Nadia dan Isa Alamsyah, aku akhirnya mendapatkan sertifikat pertamaku. Perasaanku campur aduk antara kaget, bahagia, dan haru. Aku ingat sekali sore itu, setelah bangun tidur siang, aku membuka ponsel dan mendapatkan pesan dari tim KBM App. Naskahku masuk dalam 30% naskah terbaik di kompetisi Teras Indonesia Season 9. Sebuah pencapaian yang tak pernah terbayang sebelumnya! Sejak pertama kali bergabung dengan KBM App di tahun 2020, aku adalah tipe penulis yang kadang hadir, kadang menghilang. Aku sering gagal menyelesaikan tulisan, bahkan sempat menghapus sebagian besar karyaku, kecuali satu kumpulan puisi berjudul "Puisi Sunyi." Setelah itu, aku me...

Mengunci Pintu Dunia Maya, Membuka Jendela Jiwa

Halo semuanya, hari ini saya ingin curhat tentang pengalaman saya dengan akun media sosial saya. Entah ini sudah ponsel yang ke berapa, akun-akun media sosialku, baik itu Instagram atau Facebook, selalu saja ada yang usil. Padahal saya bukan seorang konten kreator, saya hanya seorang penulis yang baru merintis karir. Meskipun begitu, akun pribadi setiap orang memiliki keunikan masing-masing. Dulu, selalu ada yang usil dengan akun saya. Entah apa yang menarik dari akun yang saya miliki. Meskipun usaha dagang online saya sudah tidak lagi berjalan, tetap saja ada yang usil. Sebelum saya mengalami kejadian pada 5 Januari 2023, akun saya sudah sering diganggu. Namun, selalu bisa saya atasi. Cita-cita masa kecil saya menjadi seorang penulis juga masih dalam tahap dirintis, namun tetap saja diganggu. Ponsel Motorola G6 merah saya bukanlah satu-satunya ponsel yang berusaha memasuki akun saya. Mulai dari HP LG, Vivo, bahkan ponsel dengan harga ratusan ribu hingga jutaan pernah digunakan untuk m...

Manfaat Menggunakan Akun Bisnis untuk Mengendalikan Aplikasi Media Sosial Jarak Jauh

Manfaat Menggunakan Akun Bisnis untuk Mengendalikan Aplikasi Media Sosial Jarak Jauh** Saat ini, kemudahan dalam mengelola akun bisnis di media sosial semakin terasa. Salah satu keuntungannya adalah kemampuan untuk mengendalikan aplikasi tanpa harus login terlebih dahulu ke dalamnya. Hal ini memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung dengan akun bisnis mereka dari jarak jauh, tanpa harus repot membuka aplikasi resmi dari pihak developernya. Sebagai contoh, saya dapat membuat postingan tanpa harus login ke dalam aplikasi Instagram resmi atau versi lite. Namun, ada juga kekurangan dari kemudahan ini. Semua postingan kita bisa dilihat oleh siapa pun, bahkan oleh orang yang bukan follower kita. Bagi saya yang tidak terlalu suka berada di pusat perhatian, hal ini bisa menjadi tidak nyaman. Meskipun media sosial digunakan untuk menghibur diri dan menghilangkan kejenuhan, namun terkadang kita juga perlu menjaga privasi dan fokus pada akun sendiri tanpa terlalu banyak terpengaruh ...

Di Balik Topeng Digital

Pernahkah Anda mengalami kejadian tidak menyenangkan seperti akun Facebook Anda di-hack oleh orang tak dikenal? Atau mungkin pernah terjebak dalam penipuan melalui aplikasi e-wallet? Pengalaman pribadi saya dua tahun yang lalu mengajarkan saya untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut.  Dua tahun lalu, tepatnya 5 Januari 2023, saya mengalami kejadian tidak mengenakkan. Akun Facebook saya diretas oleh orang tidak bertanggung jawab selama beberapa jam. Saat itu, saya memang lebih suka menggunakan aplikasi versi "lite" yang lebih ringan, seperti FB Lite dan Instagram Lite, karena kapasitas ponsel saya terbatas, hanya 4/64 GB. Semua bermula dari masalah pada aplikasi dompet digital, DANA, yang terhubung dengan nomor Tri saya. Saat itu, nomor saya tiba-tiba tidak ada sinyal, dan transfer tertunda. Saya mencoba melapor ke halaman resmi aplikasi tersebut. Namun, saya justru terjebak dalam jebakan penipu yang menyamar sebagai admin DANA. Singka...

Warna-Warni Hati, Cermin Jiwa

Hati yang besar, hati yang senantiasa bersyukur, hati yang senantiasa berbunga-bunga, hati yang selalu penuh dengan warna-warna cinta merah muda dan bercahaya. Walaupun terkadang abu-abu dan hitam juga ada di sana, tapi hati tetap bahagia. Hati yang harus senantiasa dijaga kebersihannya, karena dari sanalah Tuhan menilai kita. Baik buruknya manusia tergantung pada hatinya. Hati yang besar karena ia tahan uji. Hati yang berbunga-bunga kemungkinan karena ia mendapatkan hadiah. Hati yang berwarna merah muda mungkin karena pemiliknya sedang jatuh cinta. Sementara, hati yang berwarna hitam dan abu-abu itulah karakter manusia yang kadang sulit kita tebak. Untuk memilih hati yang besar, kita perlu tahan uji. Untuk memperoleh kebahagiaan, kita harus berjuang agar bunga di hati kita tidak layu dan gampang patah. Bagi hati yang berwarna merah muda, mungkin kita tak boleh putus harapan, seraya menunggu cinta sejati yang kadang kita rindukan. Sementara, hati yang besar mungkin karena i...

Aplikasi yang Kacau: Pengalaman Menggunakan Blog it App yang Belum Baik"

Aplikasi yang Kacau: Pengalaman Menggunakan Blog it App yang Belum Baik" Ini adalah pengalamanku pada hari ini ketika mencoba lagi menggunakan aplikasi Blog it. Sekarang ini, aplikasi yang kacau sepertinya semakin banyak ditemui. Salah satunya adalah aplikasi Blog it yang seharusnya memudahkan pengguna untuk menulis dan membagikan konten, namun malah membuat kebingungan. Aku sendiri mengalami hal ini ketika mencoba menggunakan aplikasi Blog it yang sebelumnya sudah diperbarui tahun ini. Sebelum mengunduh aplikasi tersebut, aku sudah membaca ulasan tentang pembaruan yang dilakukan. Namun, ketika aku mencoba menggunakannya lagi, ternyata aplikasi tersebut meminta aku untuk membuat blog dari awal lagi, padahal blogku sudah ada dan sudah terisi dengan konten. Hal ini membuatku frustrasi dan akhirnya aku terpaksa memberikan rating bintang satu karena aplikasi tersebut belum baik.   Meskipun begitu, aku tetap berharap bahwa aplikasi ini akan segera memperbaiki masalahnya dan kembali men...