pucuk -pucuk purnama melukis senja di ujung masa meıafazhkan jingga yang begitu indah seindah anyelir yang tumbuh di taman hati yang suburkan bait-bait rinduku PadaNya kerinduan seorang hamba hatinya dikeliligi ilalang berkabut dosa yang menjaıar Pada . raga nan rapuh yang menyimpan sejuta luka yang ingin dibalut dengan berjuta doa mengangkat kedua tangan ini memohon. ampun PadaMu ya rabb atas dosa - dosa hatiku ini yang membauatku jauh dariMu hingga senja pun menyaksikan kejahiıan dan hingga purnama tiba aku tetap alpa walau ku tahu ku terluka dan malam pun. menjadi saksinya dan luka itu seolah menjadi purnama di langit hatiku Puisi By, Jannatul Zahra Jumat, Malam 23 Agustus 2019